Sandiaga Uno Bagikan KJP Plus di Joglo

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Salahuddin Uno, membagi-bagikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sementara di daerah Joglo, Jakarta Barat, Selasa (28/3). Kartu itu akan ditukar dengan kartu asli jika Sandi terpilih menjadi Wagub DKI.
"Ada yang belum dapat KJP di sini? Nanti daftar, bisa ambil KJP Plus sementara. Nanti tanggal 19 April, kalau lolos, kami pasti kasih," kata Sandi sambil mengacungkan kartu sementara itu.
Kalau lolos, kami pasti kasih.
Aksi bagi-bagi itu dilakukan Sandi karena beredar isu Sandi dan pasangannya, calon Gubernur DKI Anies Baswedan, akan menghapus program KJP dan Kartu Jakarta Sehat (KJS)--jika nanti memenangi Pilgub DKI. Sejatinya, saat ini program itu sudah berjalan.
"Kemarin (pemungutan suara) ada yang milih nomor 2 karena takut KJP-nya disetop. Jangan takut, ada KJP plus, insyaallah akan diteruskan dan bisa diuangkan," kata Sandi. Adapun 'nomor 2' yang ia maksud adalah pasangan calon Gubernur-Wagub DKI, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
Baca: Ahok: Nanti Tunjukkan KJP Dapat Daging Sekilogram
Sambil membagi-bagikan kartu, Sandi juga menjelaskan program KJP Plus dan KJS Plus. Sandi bilang, warga yang sakit akan didampingi hingga mendapatkan fasilitas rumah sakit.
"Akan ada KJS Plus, program yang memberikan kesempatan bagi ulama, pemuka agama (mendapat pelayanan kesehatan), gratis," kata Sandi.
Ulama, pemuka agama, gratis.
Sandi berjanji akan memperbaiki data penerima KJP dan KJS yang menurutnya belum merata. Ia juga akan meminta Rukun Tetangga dan Rukun Warga berkontribusi.
Baca juga: Sandiaga: OK OCE Beri Kredit Khusus untuk Perempuan
