KPK Usul Polisi Cek Toko Kimia untuk Mencari Penyerang Novel Baswedan

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang mengusulkan tim Dirkrimum Polda Metro Jaya mulai mengembangkan pelaku penyerangan Novel Baswedan ke toko-toko kimia. Hingga 40 hari sejak penyidik KPK diserang itu, polisi belum menemukan pelakunya.
"Kalau selama ini fokus ke video, bagaimana kalau fokus ke toko-toko kimia, kan banyak cara. Memangnya itu (cairan yang digunakan untuk menyerang Novel) ngambilnya dari laut, enggak, kan?" kata Saut saat ditemui dalam peluncuran film antikorupsi Sahabat Pemberani di Mal FX, Jakarta Selatan, Minggu (21/5).
Baca: Aturan Main Peredaran Air Keras di Indonesia
Kalau selama ini fokus ke video, bagaimana kalau fokus ke toko-toko kimia.

Saut mengatakan lembaganya tidak akan membentuk tim khusus untuk mencari pelaku penyerangan tersebut. Sebab, sudah ada tim bentukan Polri yang khusus menanganinya. KPK, menurutnya, tinggal berkoordinasi saja dengan tim Polri. "Mau bikin tim-tim apa lagi," ujar dia.
Saut menilai pencarian pelaku penyerangan itu cukup dilakukan satu tim Polri itu. "Mereka juga orang yang paham, potongan-potongan informasinya sudah kami peroleh, kami diskusikan dengan mereka," katanya.
Kendati pembentukan tim khusus dirasa tidak perlu, namun menurut Saut, masyarakat boleh memberikan bantuan dengan memberikan informasi mengenai pelaku penyerangan. "Walaupun potongan (informasi), ya boleh saja, termasuk tetangga Novel kan memberikan potongan-potongan," ujar Saut.
Baca juga: Urutan Peristiwa Penyiraman Air Keras ke Wajah Novel Baswedan

