Konten dari Pengguna

Hadis dan Fikih, Dua Pilar Hidup Islami: Mengapa Perlu Dipahami?

Muhammad Ahdan Maqoma

Muhammad Ahdan Maqoma

Seorang Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Ahdan Maqoma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menggambarkan tentang 2 pilar Islami yaitu Hadis dan Fiqh. Foto oleh Penulis (dokumen pribadi).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menggambarkan tentang 2 pilar Islami yaitu Hadis dan Fiqh. Foto oleh Penulis (dokumen pribadi).

Sebagai seorang Muslim, kita tentu ingin menjalani hidup sesuai dengan tuntunan agama. Selain Al-Qur’an sebagai pedoman utama, ada dua hal penting yang sering disebut dalam kajian Islam, yaitu hadis dan fikih.

Sayangnya, masih banyak yang belum benar-benar memahami peran besar dua hal ini dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, keduanya sangat penting agar kita tidak salah arah dalam beragama.

Hadis: Belajar Langsung dari Nabi

Hadis adalah segala perkataan, perbuatan, dan persetujuan Nabi Muhammad SAW. Lewat hadis, kita bisa tahu bagaimana cara Nabi menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan nyata.

Contoh hadis yang sering kita dengar:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ.

"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim)

Dari hadis seperti ini, kita belajar bahwa Islam sangat menghargai ilmu. Tanpa hadis, kita mungkin kesulitan memahami detail ajaran Islam yang tidak dijelaskan secara lengkap di Al-Qur’an.

Fikih: Panduan Praktis dalam Beragama

Fikih adalah ilmu yang menjelaskan bagaimana cara menjalankan agama dalam kehidupan sehari-hari, berdasarkan Al-Qur’an dan hadis. Misalnya: bagaimana cara shalat yang benar, kapan waktu zakat harus dikeluarkan, dan juga hukum jual beli online atau transaksi digital.

Fikih membantu kita menyesuaikan ajaran agama dengan perkembangan zaman. Jadi, kita bisa tetap menjalankan Islam dengan benar meskipun hidup di era modern.

Hadis dan Fikih: Dua Hal yang Saling Melengkapi

Hadis dan fikih itu saling berkaitan. Hadis menjadi sumber hukum, sedangkan fikih menjelaskan cara menerapkannya. Kalau diibaratkan, hadis adalah bahan dasar, sedangkan fikih adalah cara mengolahnya.

Kenapa Kita Perlu Memahami Hadis dan Fikih?

Tidak harus jadi ustaz atau ulama untuk memahami dasar-dasarnya. Sebagai Muslim, penting bagi kita tahu antara mana yang boleh dan tidak boleh, cara menyikapi masalah hidup dengan bijak, dan bagaimana tetap taat di tengah tantangan zaman ini.

Kalau kita memahami keduanya, kita tidak gampang terjebak pada sikap berlebihan (ekstrem) atau terlalu longgar dalam beragama.

Menjadikan Islam Sebagai Jalan Hidup

Hadis dan fikih bukan cuma bahan pelajaran di pesantren atau kampus. Keduanya bisa jadi kompas hidup yang membimbing kita dalam setiap langkah.

Dengan memahami dan menerapkannya, hidup kita akan lebih terarah, tenang, dan penuh makna.