Perang Rusia-Ukraina Picu Krisis Ekonomi Dunia
Tulisan dari Muhammad Ihsanul Kamal tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konteks dan peperangan nyatanya memang akan selalu ada di tengah kehidupan masyarakat dunia. Walaupun dunia sudah modern dan perkembangan zaman sudah pesat jauh melangkah, konflik dan peperangan akan terus ada di tengah kehidupan masyarakat.
Konflik yang melibatkan Rusia dan Ukraina merupakan salah satu perang yang saat ini menjadi topik hangat perdebatan dan eskalasi dalam konflik perdamaian dunia. Dua negara yang semula merupakan gabungan dari Uni Soviet ini akhirnya pecah perang suguhan ataupun terlibat dalam peperangan lapangan setelah adanya konflik selama bertahun-tahun silam. Meskipun konflik antara Rusia dan Ukraina bukan lagi menjadi sebuah rahasia, perang yang mereka lakukan saat ini telah mengakibatkan kerugian yang signifikan bagi seluruh masyarakat.
Diduga kuat bahwa adanya permusuhan atau konflik yang melibatkan kedua negara, yakni Rusia dan Ukraina, menjadi pemicu terjadinya krisis ekonomi dalam dunia internasional. Ini terbukti dari fakta bahwa bagaimana saat ini berbagai komponen penting di dalam kehidupan manusia setelah mengalami lonjakan ataupun kenaikan harga yang cukup signifikan. Kenaikan harga berbagai barang, terutama bahan baku yang digunakan untuk membuat bahan bakar, menimbulkan masalah ekonomi masyarakat.
Perang yang dilakukan tidak hanya memberikan dampak kepada kedua negara tersebut, melainkan negara lain juga terkena dampak ekonomi akibat konflik kedua negara tersebut. Dampak dari adanya peperangan ini keamanan dunia sudah terancam dengan adanya peperangan ini. Hal tersebut bisa memicu adanya perang dunia ke-3. Dari sisi lain ekonomi juga diguncang dan dihantam sedemikian rupa sehingga sangat memungkinkan bila akhir dari pada perang ini adalah krisis ekonomi dunia, karena seperti yang kita tahu baik Rusia maupun Ukraina memiliki sumber daya alam yang memang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan dunia. Seperti salah satunya adalah bensin.
Bensin menjadi komponen terpenting dalam kehidupan seluruh masyarakat di mana ini digunakan sebagai bahan bakar untuk melaksanakan berbagai proses transportasi menggunakan kendaraan. Memang tidak semua kendaraan menggunakan bahan bakar ini, namun sebagian besar menggunakannya sehingga sangat memungkinkan untuk terjadinya krisis jika harga bensin semakin melonjak.
Saat ini harga bensin dibeberapa negara sudah mulai mengalami kenaikan yang signifikan, seperti layaknya di negara Amerika Serikat maupun salah satunya yang sangat dekat dengan kita yaitu Indonesia. Kenaikan harga bensin di wilayah Amerika Serikat yang sebelumnya bernilai Rp13.000 menjadi Rp19.000 dan saat ini kenaikan bensin di Indonesia baru mendatangi ataupun menghampiri jenis bensin Pertamax yang memiliki kualitas lebih tinggi dengan kenaikan yang sangat signifikan hampir 40%. Diprediksi nanti pada akhirnya kenaikan harga bensin akan menghampiri ataupun melibatkan seluruh jenis bensin karena pemerintah pasti sudah tidak akan kuat untuk meneruskan subsidi yang semakin hari semakin membesar.
Padahal, sejatinya bensin merupakan komponen utama dan faktor terpenting dari sebuah transportasi yang dilakukan di tengah kegiatan ekonomi. Segala sesuatu dalam hidup, termasuk ekonomi, pasokan komoditas, dan penjualan, pada akhirnya akan terganggu jika harga bensin naik. Perang sejatinya menghabiskan banyak bahan bakar untuk keperluannya. Hal inilah yang pada akhirnya akan memicu langkahnya sebuah bensin serta bahan bakar lainnya. Kelangkaan daripada bensin akan meningkatkan seluruh harga berbagai komponen ataupun berbagai hal yang ada di tengah kehidupan masyarakat dan pada akhirnya nilai ekonomi akan semakin turun, serta nilai harga barang akan semakin melonjak tinggi.
Dengan kenaikan yang terus-menerus ini, diprediksi peperangan ini jika terus terjadi dalam beberapa waktu kedepan akan menimbulkan krisis ekonomi dunia. Sangat memungkinkan krisis tahun 90-an kembali terjadi pada periode ini, di mana hal ini disebabkan karena perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina yang menyebabkan kenaikan berbagai harga akibat adanya penggunaan bahan bakar yang banyak sehingga mengalami kenaikan dan akhirnya menyebabkan kenaikan dalam seluruh barang-barang yang ada. Mengingat parahnya krisis ekonomi yang terjadi pada periode sebelumnya, maka sangat diperlukan upaya yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis ekonomi di waktu mendatang karena adanya peperangan ini. Oleh karena itu, maka salah satu solusi yang pasti adalah upaya perdamaian untuk kedua negara tersebut.

