Polisi soal Kematian Sutrimo: Jika Keluarga Rasa Ada Kejanggalan Silakan Melapor

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Mordent Clinic, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Mordent Clinic, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Polisi masih mendalami kematian misterius Sutrimo, pria yang disebut sebagai kepala rumah tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah, di Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Polisi mempersilakan kepada semua pihak yang menemukan kejanggalan atas kematian Sutrimo untuk membuat laporan. Nantinya, laporan itu akan didalami.

"Kita juga memberi ruang kepada keluarga korban yang masih dalam kondisi berduka. Dan kita juga memberikan imbauan apabila memang keluarga korban merasa ada kejanggalan terhadap meninggalnya saudara S ini bisa membuat laporan kepada Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Pol Budi Hermanto, di Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan keterangan saat penggeledahan Ruko di Cipete Jakarta Selatan, Jumat (10/7) dini hari. Foto: Kevin Daniel/kumparan

"Ini lebih pro justitia-nya lebih tepat, lebih enak untuk kita melakukan pendalaman," sambungnya, jika keluarga membuat laporan.

Di sisi lain, polisi pun menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Sutrimo.

Budi memastikan, pihaknya akan mendalami informasi sekecil apa pun terkait kematian Sutrimo ini. Apakah memang kematiannya wajar atau tidak.

"Nah, Polda Metro Jaya pasti akan mendalami informasi sekecil apa pun, apalagi terkait tentang hilangnya nyawa seseorang, apakah itu wajar atau tidak wajar, ini masih didalami," ucapnya.

"Pasti nanti kami akan sampaikan kepada teman-teman sekalian update terkini," sambungnya, menegaskan polisi akan profesional mengusut kasus itu.

Saat ini, selain olah TKP, polisi juga tengah menyisir unggahan-unggahan foto di media sosial hingga dokumen-dokumen terkait. Hal itu akan didalami.

instagram embed
Garis polisi terpasang lokasi peristiwa kematian Sutrimo di Klinik Mordent, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Mordent Aesthetic Clinic dan sempat dievakuasi ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, ia dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi, rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, hingga lokasi awal korban ditemukan.