Rusia Akan Tingkatkan Serangan ke Ukraina Usai Dibombardir 1.600 Drone

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepulan asap membubung setelah serangan terhadap kilang minyak di Moskow, Rusia, Minggu (20/9/2026). Foto: Media Sosial/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kepulan asap membubung setelah serangan terhadap kilang minyak di Moskow, Rusia, Minggu (20/9/2026). Foto: Media Sosial/via REUTERS

Rusia berjanji akan meningkatkan intensitas serangan terhadap Kiev, Ukraina, sebagai respons atas serangkaian serangan drone ke Moskow dan sekitarnya. Serangan ribuan drone itu dikerahkan oleh Ukraina ke Rusia selama berlangsungnya pemilu parlemen beberapa hari terakhir.

"Sebagai tanggapan atas serangan rezim Kiev terhadap sasaran sipil di wilayah Rusia, militer Rusia akan melanjutkan dan meningkatkan intensitas serangan presisi tinggi terhadap sasaran militer di Kiev," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, Minggu (20/9), dikutip dari AFP.

Pihak Rusia menuding Ukraina hendak mengganggu kehendak demokratis warga Rusia dengan serangan-serangan tersebut.

Luncurkan 1.600 Drone

Sebelumnya, Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, mengatakan lebih dari 1.600 drone telah dicegat dan ditembak jatuh, dengan 450 di antaranya ditujukan ke Moskow.

Ia menuduh Ukraina berupaya mengganggu pemilu, yang diperkirakan akan semakin memperkuat cengkeraman kekuasaan Presiden Vladimir Putin, yang telah berlangsung selama 26 tahun.

"Serangan berskala besar yang belum pernah terjadi sebelumnya ini jelas direncanakan dengan tujuan mengganggu jalannya pemilu. Pihak musuh gagal," ujarnya melalui Telegram.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut baik serangan tersebut dengan mengatakan "Serangan balasan jarak jauh kami memberikan dampak yang sangat signifikan di wilayah Moskow tadi malam."

"Salah satu fasilitas industri minyak utama Rusia dan fasilitas logistik pihak agresor berhasil dihantam. Ini menyangkut miliaran dolar yang menopang mesin perang mereka," tulis Zelensky di platform X.