Kumparan Logo

KAI Tambah Lagi 1 Perjalanan Kereta Yogya-Jakarta Imbas Erupsi Anak Krakatau

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Antisipasi kemacetan di sekitar Stasiun Tugu Yogyakarta pada malam tahun baru, KAI Daop 6 Yogya akan melakukan rekayasa pola operasi 32 kereta api (KA). Foto: Dok. KAI Daop 6
zoom-in-whitePerbesar
Antisipasi kemacetan di sekitar Stasiun Tugu Yogyakarta pada malam tahun baru, KAI Daop 6 Yogya akan melakukan rekayasa pola operasi 32 kereta api (KA). Foto: Dok. KAI Daop 6

KAI Daop 6 Yogyakarta menambah satu lagi KA tambahan relasi Yogyakarta-Gambir yang dijadwalkan berangkat pada malam ini, Senin (7/9) pukul 22.00 WIB, dari Stasiun Yogyakarta.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan tambahan satu perjalanan untuk membantu mobilisasi masyarakat yang terdampak penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Cengkareng, Tangerang.

“Rangkaian KA Tambahan Yogyakarta-Gambir dengan jadwal keberangkatan pukul 22.00 WIB dari Stasiun Yogyakarta ini memiliki kapasitas 200 seat eksekutif dan 240 seat ekonomi. Ini menjadikan total ada 2 KA Tambahan Yogyakarta-Gambir yag dijalankan pada hari ini, yakni keberangkatan 18.20 WIB dan 22.00 WIB,” ujar Feni dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/9).

Ilustrasi Kereta Api Jarak Jauh. Foto: Dok. KAI Daop 1 Jakarta

Feni mengimbau pelanggan kereta api agar tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan dengan menggunakan masker, kacamata untuk melindungi mata, mengurangi aktivitas di area terbuka, serta menghindari menyentuh mata.

Pelanggan juga diharapkan mematuhi arahan petugas selama berada di stasiun maupun di atas kereta api. Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau iritasi, pelanggan diimbau segera menghubungi petugas KAI untuk mendapatkan bantuan.