Konten dari Pengguna

Apakah Penyakit Asam Urat Itu Berbahaya ?

Muthia Wulandari

Muthia Wulandari

Mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas Islam Negeri Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muthia Wulandari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber gambar : https://www.canva.com
zoom-in-whitePerbesar
Sumber gambar : https://www.canva.com

Apakah penyakit asam urat itu berbahaya?

Gout arthritis atau yang biasa dikenal dengan penyakit asam urat merupakan sebuah kondisi tingginya kadar uric acid dalam tubuh. Penyebabnya karena menumpuknya kristal di persendian. Terjadinya asam urat ini karena terlalu banyak komsumsi zat purin. Zat purin ini adalah sebuah senyawa amina yang berfungsi sebagai penyusun protein pada tubuh. Biasanya zat purin banyak terdapat pada bagian organ dalam hewan seperti, ayam, sapi, burung, dan kambing yang telah olah menjadi makanan.

Penyakit asam urat ini dapat terjadi dan menyerang kepada semua kalangan, baik tua, muda, laki-laki, dan perempuan. Karena gejala yang terjadi pada penyakit asam urat ini sangat sering dianggap remeh dan sepele oleh semua kalangan, karena gejala yang terjadi hampir sama dengan rasa pegal-pegal pada umumnya.

Biasanya kondisi asam urat ini dapat terjadi pada jari kaki, pergelangan tangan, dengkul, dan sendi-sendi lainnya. Asam urat ini akan membuat atau terjadi rasa panas, kaku, bengkak, dan peradangan yang terjadi pada sendi.

Namun kita dapat mencegah terjadinya penyakit asam urat ini pada tubuh kita loh. Dengan cara mengetahui gejalanya, mencegah, penyebab dan mengobatinya. Apa saja si yang perlu kita waspadai pada penyakit asam urat ini, mari simak penjelasan berikut.

Gejala Asam Urat

Gejala yang dapat terjadi pada asam urat yaitu sebagai berikut:

1. Adanya rasa nyeri secara tiba-tiba pada jari tangan dan kaki

2. Terjadinya gangguan fungsi pada sendi, seperti pangkal ibu jari

3. Sendi terlihat kemerahan

4. Terjadinya peradangan, pembengkakan, dan disertai demam

Mencegah Terjadinya Asam Urat

1. Menjaga pola makan yang sehat dengan mengurangi makanan yang mengandung purin yang tinggi.

2. Olahraga teratur

3. Konsumsi air putih yang cukup

Penyebab Terjadinya Asam Urat

Banyak sekali penyebab terjadinya asam urat, yaitu sebagai berikut:

1. Karena terlalu banyak komsumsi makanan dan minuman yang mengandung tinggi purin

2. Konsumsi obat-obatan eksklusif

3. Faktor usia

4. Memiliki berat badan yang berlebih

5. Kurangnya cairan pada tubuh

6. Jarang olahraga

Cara Mengobati Asam Urat

1. Tidak konsumsi makanan yang mengandung tinggi purin

2. Konsumsi obat khusus asam urat yang telah di diskusikan oleh dokter

3. Olahraga teratur

4. Menjaga pola makan yang baik

5. Mengompres bagian yang bengkak atau meradang dengan es batu atau air dingin.

Asam urat adalah permasalahan yang cukup serius, jika tidak segera kita tangani dan mencegah terjadinya asam urat ini maka akan berbahaya untuk kesehatan ginjal kita. Penyakit asam urat ini tidak dapat disembuhkan namun kita dapat upayakan untuk selalu mencegahnya.

Upaya kita untuk mencegah penyakit asam urat ini cukup dengan mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung tinggi zat purin, menjaga pola hidup sehat, dan olahraga karena penyakit asam urat ini bisa terjadi pada semua kalangan usia.

Disarankan untuk selalu meluangkan waktu untuk cek kondisi kesehatan ke dokter karena bisa saja penyakit asam urat ini terjadi tanpa kita sadari. Lebih baik kita mencegah terlebih dahulu dibandingkan mengobati.

Sumber:

Nurhayati. (2018). Hubungan pola makan dengan terjadinya penyakit gout (asam urat) di desa Limran kelurahan Pantoloan Boya kecamatan Taweli. Jurnal Kesmas. 7 (6) . https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/download/22788/22485. Diakses pada tanggal 12 November Pukul 10.47

Madyaningrum, DKK. (2020). Pengontrolan asam urat di masyarakat. Yogyakarta. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.

Admin UMA. (2022). Penyebab asam urat dan faktor-faktor yang meningkatkan risikonya. https://hukum.uma.ac.id/2022/05/30/penyebab-asam-urat-dan-faktor-faktor-yang-meningkatkan-risikonya/. Diakses pada tanggal 12 November 2022 pukul 21.48