Perjalanan Bisnis Kaos Kaki Invisible, KOSKAKIMU, Meraup Untung Ratusan Juta Perbulan

Tulisan dari Mutiara Sisyanni tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mencari kebutuhan kaos kaki sehari-hari hasil produk dalam negeri, pasti KOSKAKIMU juragan kaos kakinya. Adithya Majid, pemilik usaha KOSKAKIMU berbagi kisah suksesnya selama berbisnis digital di awal usianya yang ke-30. Dimulai dari modal 200ribu, pada tahun 2016 hingga saat ini, KOSKAKIMU mampu meraup 120 sampai 150juta perbulan. Dengan penjualan kaos kaki 13.000 sampai dengan 15.000 pasang di berbagai macam e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Elevenia, Belanja.com, Carousell, Instagram, dan LINE@.

(Adithya Majid, Owner KOSKAKIMU)
Apa yang unik dari produk dan layanan KOSKAKIMU?
Motivasi memulai bisnis digital yaitu melihat naiknya tren platform sneakers dan ingin mendukung healthy lifestyle dengan adanya kaos kaki fiber dari bamboo dan invisible socks.
Kaos kaki bamboo fiber dipakai setiap tidur dan khasiatnya bisa membantu mengurangi resiko jamur dengan membunuh bakteri jahat, menjaga kesehatan dengan anti ultraviolet, memperlancar sirkulasi darah dan mencegah kanker. Uniknya, kaos kaki yang dijual di KOSKAKIMU ini juga dapat membantu kenyamanan selama tidur.
Sigap melayani pelanggan melalui pesan digital
Bagaimana dengan keunggulan layanan dari KOSKAKIMU melalui digital? Mulai dari kecepatan pengiriman dan customer service yang siap 24 jam melalui semua platform e-commerce dan WhatsApp atau LINE. Pelanggan KOSKAKIMU juga diberikan keamanan dan kenyamanan selama berbelanja karena adanya gratis penukaran jika tidak sesuai pesanan. Dengan keunggulan layanan dari KOSKAKIMU, Adithya mengaku cukup bersyukur dan bangga karena dapat menjadi top seller dan memperoleh rating kepuasan pelanggan rata-rata 4,7 dari 5.
Perjalanan bisnis KOSKAKIMU tidaklah mudah
Perjalanan menjadi pebisnis Top Seller di platform beberapa e-commerce tidaklah mudah. Adhitya mengaku sempat mengalami kesulitan dan titik terendah dalam perjalanan bisnisnya. Mulai dari diremehkan lingkungan sekitar karena usaha yang tidak dianggap bernilai tinggi sampai ketika memulai bisnis mengalami hambatan dengan adanya kebijakan dari proses red line dari pemerintah, menyebabkan penjualan KOSKAKIMU menjadi terhambat. Namun, kendala tersebut tidak menghambat semangat Adhitya tetap berbisnis kaos kaki melalui digital dan menjadi titik balik Adhitya untuk mencoba mencari produsen dari dalam negeri.
Berawal dari keputusan isteri yang mengundurkan diri dari pekerjaan awal, hal ini mendorong untuk mencari bisnis yang dapat menopang kebutuhan keluarga. Beberapa bisnis melalui digital dicoba mulai dari dropship sampai berjualan konvensional seperti mengikuti bazaar dengan berjualan sosis, kerudung, dan mainan. Semua dilakukan Adithya bersama istri sembari mengurus kedua anak tercinta.
Apapun yang dibutuhkan masyarakat sudah dapat dipenuhi melalui transaksi digital, ini pun yang mendorong Adithya untuk mencari suatu produk yang memiliki keunikan dan menjadi kebutuhan masyarakat. Akhirnya keputusan yang tepat bagi Adithya untuk memulai bisnis kaos kaki.
Adithya masih memiliki mimpi untuk bisa mengembangkan bisnisnya, dengan tetap fokus di bisnis produk yang unik dan menjadi yang nomor satu di pasaran. Kalimat penutup sebagai motivasi dari Adithya, entrepreneur digital yaitu, “Sukses itu harus mengejar apa yang kamu mau dapatkan dan yakin tanpa memikirkan ragu atau takut.”
Temukan kaos kaki kekinian dari KOSKAKIMU di: Tokopedia - Shopee - Belanja.com - Bukalapak - Elevenia - Instagram
