Kumparan Logo

BPS: Dalam Tiga Bulan, Lebih dari Setengah Juta Orang Terserap di Pasar Kerja

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja melintasi pedestrian saat jam pulang kerja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (10/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja melintasi pedestrian saat jam pulang kerja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (10/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu (5/8) kembali merilis kondisi ketenagakerjaan terbaru. Jumlah penduduk bekerja pada Mei 2026 tercatat sebanyak 148,19 juta orang atau meningkat sekitar 522 ribu orang dibandingkan Februari 2026.

Lapangan usaha penyerap tenaga kerja terbanyak dalam periode tersebut adalah Akomodasi dan Makan Minum (sekitar 195 ribu orang), Transportasi dan Pergudangan (121 ribu orang), dan Jasa Lainnya (110 ribu orang).

”Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ketiga lapangan usaha tersebut yang kuat pada triwulan 2-2026,” ujar Ketua BPS Amalia Adininggar Widyasanti melalui keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Kamis (6/8).

Kepala BPS Amalia Adinggar Widyasanti di Kantor Pusat BPS, Selasa (5/5/2026). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Dalam rilis pertumbuhan ekonomi triwulan 2-2026 yang dilakukan BPS pada waktu yang sama, ketiga lapangan usaha tersebut tumbuh kuat di atas angka pertumbuhan nasional, masing-masing sebesar 10,60 persen, 5,65 persen, dan 6,36 persen.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 tercatat sebesar 4,65 persen.

“Dari total angkatan kerja sebanyak 155,41 juta orang, terdapat 7,22 juta di antaranya yang masih menjadi pengangguran. Namun demikian, jumlah pengangguran secara absolut turun 24 ribu orang pada periode Februari-Mei 2026,” tambah Amalia.