Fungsi Visual dalam Grup Kpop yang Menjadi Sorotan Penggemar
Pecinta seni dan literatur
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Nadira Lestari Amirah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah yang kerap ditemui dalam dunia Kpop adalah visual. Oleh karena itu, fungsi visual dalam grup Kpop sering menjadi sorotan penggemar.
Bukan hanya soal penampilan fisik, tetapi juga tentang bagaimana seorang member mampu menarik perhatian publik melalui pesona yang memukau.
Lalu, bagaimana sebenarnya fungsi dan makna dari posisi ini? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Fungsi Visual dalam Grup Kpop
Fungsi visual dalam grup Kpop adalah salah satu hal menarik yang selalu menjadi perhatian penggemar. Peran ini sering membuat penasaran dan menjadi topik pembicaraan di kalangan penggemar Kpop.
Mengutip dari laman kpop.exchange dan koreaboo.com, fungsi visual dalam grup Kpop adalah posisi yang kerap menjadi sorotan karena mewakili citra dan daya tarik grup.
Visual biasanya dipandang sebagai member yang paling sesuai dengan standar kecantikan Korea, seperti wajah kecil, rahang V-line, double eyelids, dan hidung mancung. Ciri-ciri ini membuat visual dianggap sebagai sehingga penampilannya mudah dikenali publik.
Namun, kecantikan dan ketampanan tetaplah subjektif, sehingga posisi ini tidak otomatis berarti yang tercantik atau tertampan di dalam grup.
Istilah ini muncul karena mereka mewakili grup dalam berbagai kesempatan, mulai dari penampilan publik, pemotretan, hingga promosi. Namun, ada juga yang membedakan, visual dianggap sebagai member yang paling menarik secara fisik.
Sedangkan, face of the group adalah sosok yang paling dikenal publik atau paling identik dengan grup. Dalam beberapa kasus, visual dan face of the group adalah sosok yang sama, tetapi tidak selalu demikian.
Beberapa visual grup Kpop yang terkenal antara lain, Cha Eunwoo (Astro), Yoona (SNSD), Irene (Red Velvet), Jisoo (Blackpink), Karina (espa), Wonyoung (IVE), Sakura (Le Sserafim), dan Jin (BTS).
Banyak yang percaya bahwa posisi visual mulai mendapat perhatian besar setelah kesuksesan Yoona dari Girls’ Generation (SNSD). Saat SNSD debut pada 2007, Yoona langsung populer berkat penampilannya yang memukau.
Ia banyak mendapat tawaran iklan karena wajahnya sangat disukai publik, sehingga membuat publik tertarik tidak hanya pada dirinya, tetapi juga pada grup.
Tahun 2008, Yoona membintangi drama You Are My Destiny yang meraih rating hingga 40%. Popularitasnya ikut mengangkat nama SNSD. Setahun kemudian, perilisan lagu Gee semakin mengukuhkan SNSD sebagai Nation’s Girl Group.
Yoona sendiri menjadi representasi bagaimana seorang visual bisa memberi dampak besar pada popularitas grup. Sejak saat itu, posisi visual semakin umum dan penting di grup Kpop.
Jadi secara keseluruhan fungsi visual dalam grup Kpop bukan hanya tentang siapa yang paling menarik secara fisik, melainkan strategi penting untuk memperkenalkan grup kepada publik. (Idaf)
Baca juga: 5 Jenis Merchandise Kpop yang Paling Diminati