Tepung Terigu Terbuat dari Apa? Ini Penjelasannya
Pecinta seni dan literatur
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nadira Lestari Amirah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tepung terigu terbuat dari apa menjadi pertanyaan yang sering muncul ketika membahas bahan dasar dalam berbagai olahan makanan. Banyak yang penasaran, karena tepung ini hampir selalu ada di setiap dapur.
Tidak hanya digunakan untuk membuat makanan ringan seperti kue atau gorengan, tetapi juga menjadi bahan dasar dalam hidangan utama yang sering ditemui sehari-hari.
Tepung Terigu Terbuat dari Apa?
Tepung terigu terbuat dari apa? Mengutip dari core.ac.uk dan journals.upi-yai.ac.id, tepung terigu adalah tepung atau bubuk halus yang dihasilkan dari bulir gandum, dan penggunaannya sangat banyak, khususnya sebagai bahan utama dalam pembuatan kue, mie, serta roti.
Istilah “tepung terigu” dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Portugis, trigo, yang berarti “gandum”.
Kandungan utama tepung terigu adalah zat pati, yaitu karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air. Selain itu, tepung terigu memiliki kandungan protein berupa gluten yang berperan dalam memberikan kekenyalan pada berbagai olahan makanan.
Perlu dibedakan dengan tepung gandum utuh (whole wheat flour), karena tepung terigu hanya berasal dari bulir gandum yang dihaluskan, sedangkan tepung gandum utuh dibuat dari gandum beserta kulit arinya yang ditumbuk.
Tepung terigu juga dibagi menjadi tiga jenis utama berdasarkan kadar proteinnya.
1. Tepung Terigu Protein Tinggi
Jenis tepung terigu ini memiliki kadar protein tinggi sekitar 11%–13% atau lebih. Kandungan glutennya yang tinggi membuat adonan menjadi lebih elastis ketika diberi tambahan cairan.
2. Tepung Terigu Protein Sedang
Tepung terigu berprotein sedang dengan kadar 8%–10%, cocok untuk adonan bertekstur lembut namun tetap bisa mengembang, seperti pada pembuatan kue, martabak, donat.
3. Tepung Terigu Protein Rendah
Tepung terigu berprotein rendah dengan kadar sekitar 6%–8%, yang biasanya digunakan untuk membuat adonan bertekstur renyah, seperti kue kering, biskuit dan gorengan.
Dengan mengetahui perbedaan tiap jenis tepung terigu, dapat membantu menyesuaikan penggunaannya untuk olahan makanan sehingga menghasilkan hasil yang maksimal.
Tepung terigu sering dijadikan bahan pokok makanan, wajar jika muncul pertanyaan mengenai tepung terigu dari apa. Hampir semua orang mengenal dan menggunakannya, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk usaha kuliner. (Idaf)
Baca juga: 3 Cara Bikin Donat yang Gampang, Cocok untuk Pemula