Pasangan Capres La Nyalla dan Puan Maharani,Poros Wong Cilik Perubahan Nasional

Peneliti, Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP), Universitas Muhammadiyah Jakarta
Konten dari Pengguna
19 Juni 2022 4:39
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Nazar EL Mahfudzi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto : LaNyalla dan Puan Maharani
zoom-in-whitePerbesar
Foto : LaNyalla dan Puan Maharani
ADVERTISEMENT
Poros baru perubahan nasional "Wong Cilik" pasangan LaNyalla dan Puan Maharani lebih mengedepankan Capres pilihan rakyat. La Nyalla menggunakan model perolehan basis tokoh politik untuk menghimpun suara melebihi elektablitas Parpol, terbukti mampu meraih 2,2 juta suara rakyat dan berhasil menghimpun seluruh kekuatan suara kursi DPD RI untuk maju dalam Capres 2024.
ADVERTISEMENT
Duet La Nyalla Mattalitti dan Puan Maharani berpotensi dapat membangun sinergi wakil Rakyat :
Sinergi antarlembaga negara merupakan salah satu kunci stabilitas pembangunan Indonesia bersama "Wong Cilik".
Sosok Puan Maharani dari basis Partai mampu menggerakan mesin Parpol PDIP, strategi kombinasi seluruh dukungan DPD yang dipimpin La Nyalla dan Puan sangat menunjang perolehan suara rakyat terbanyak nasional. Hal ini diperkuat oleh Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa membeberkan hasil temuan survei nasional yang memprediksi akan terbentuknya tiga poros kontestasi pemilihan presiden (pilpres) pada 2024 nanti.
Dalam survei nasionalnya, Ardian menyimpulkan,
Puan Maharani dapat diprediksi menjadi pemain utama Capres atau Cawapres 2024.
"Pilpres 2024 akan didominasi pemegang tiket partai dan tingginya elektabilitas," ujar Ardian dalam keterangan resminya, Rabu (15/4/2022).
Pengamat Politik yang juga Direktur Eksekutif FIXPOLL Indonesia Mohammad Anas RA menilai basis suara Pulau Jawa masih jadi kunci kemenangan Pilpres 2024. Pulau Jawa mempunyai nilai strategis dalam penentu kemenangan Pilpres. Untuk Pilpres mendatang sekitar 31 juta pemilih tentu jadi daerah strategis pertarungan perebutan suara para tokoh yang akan bertarung.
ADVERTISEMENT
“Mengemukanya nama Ketua DPD La Nyalla Mattalitti sebagai capres tentu memberi warna baru dan mampu mengubah konstelasi politik," ungkapnya.
Sejumlah Tokoh Nasional Membentuk Poros Perubahan Nasional.
Pembentukan Poros Perubahan Nasional untuk memperingati hari ulang tahun Mega Bintang ke-25 tahun, Minggu (5/6/2022) lalu di Solo, Jawa Tengah.Pembentukan Poros Perubahan Nasional ini dihadiri sejumlah tokoh yakni Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattaliti, Ketua Dewan Pembina Mega Bintang Mudrick Sangidu. Pengamat Politik Rocky Gerung, Dr. Syahganda Nainggolan, Ferry Julianto, Ketua MAKI Bonyamin Saiman.
Poros Perubahan Nasional, pihaknya bertekad mendorong lahirnya pimpin baru yang memiliki etik dan intelektual serta kecintaan yang tulus pada rakyat dan bangsa.
"Serta mengembalikan tatanan pemerintahan yang berideologi dan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," tuturnya.
"Menyingkirkan Oligraki dari kekuasaan untuk terciptanya penyelenggaraan kekuasaan dan tata kelola pemerintahan yang jauh dari KKN dan fokus pada kesejahteraan rakyat," katanya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·