Alasan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN: Hasil Evaluasi SOP dan Tata Kelola

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memberikan reaksi seusai rapat koordinasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (3/3/2025). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memberikan reaksi seusai rapat koordinasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (3/3/2025). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP

Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pergantian ini berdasar pada hasil evaluasi yang dilakukan.

"Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini," kata Mensesneg, Prasetyo Hadi, dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6).

Adapun Prabowo menunjukkan Nanik S Deyang untuk menggantikan posisi Dadan. Prasetyo berharap, dengan pergantian pejabat ini bisa memperbaiki permasalahan yang terjadi di BGN.

Keterangan Pers Mensesneg, Seskab dan Kepala Bakom, Ruang Sidang Kabinet, Selasa (2/6/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Ia mengakui, ada beberapa catatan dari hasil evaluasi yang menjadi dasar pergantian jabatan ini. Mulai dari soal kedisiplinan SOP hingga soal kualitas makanan.

"Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan dalam 1,5 tahun ini," jelas dia.