BGN soal Bayar untuk Percepat Pembukaan Dapur SPPG: Hati-hati Modus Penipuan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi dapur MBG. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dapur MBG. Foto: Shutterstock

Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang menjanjikan percepatan pembukaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pelaku diduga meminta sejumlah uang kepada calon mitra dengan mengaku membawa nota dinas untuk verifikasi dan validasi SPPG.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan BGN, terutama jika menjanjikan percepatan proses operasional dengan imbalan pembayaran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Badan Gizi Nasional. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Pastikan terlebih dahulu kebenaran identitas pihak yang menghubungi serta informasi yang disampaikan,” kata Tysa dalam keterangannya, Minggu (11/10).

Tysa mengatakan, masyarakat perlu memeriksa kebenaran informasi yang diterima melalui pesan pribadi, media sosial, maupun saluran komunikasi lainnya sebelum mengambil tindakan.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa tindakan mengatasnamakan BGN untuk meminta uang dengan iming-iming percepatan pembukaan SPPG perlu diwaspadai.

“Pencatutan nama institusi pemerintah untuk memperoleh keuntungan pribadi, terlebih jika disertai permintaan sejumlah uang dengan menggunakan dokumen atau keterangan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum. Kami mengimbau masyarakat agar tidak memenuhi permintaan tersebut secara terburu-buru dan segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi BGN,” ujar Hida.

Dia juga meminta masyarakat menyimpan bukti jika menemukan indikasi penipuan tersebut. Bukti yang dapat disimpan antara lain pesan komunikasi, identitas pihak yang menghubungi, dan dokumen yang ditunjukkan untuk mendukung proses pelaporan.

BGN menyediakan sejumlah saluran pengaduan bagi masyarakat yang menemukan atau mengalami dugaan penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut. Masyarakat dapat melapor melalui call center resmi BGN, SAGI 127, SP4N-LAPOR! BGN, PO BOX 45000, atau Lapor Mas Dar!.

Masyarakat juga dapat membuat janji temu melalui Pusat Pelayanan Terpadu di Kantor BGN untuk memperoleh informasi dan tindak lanjut.