BMKG: Titik Panas di Kalbar 907, Kalteng 671

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan sebaran titik panas dengan kepercayaan tinggi (high confidence) di wilayah Indonesia pada Rabu (2/9).
Berdasarkan pemantauan, Kalimantan Barat mencatatkan titik panas terbanyak, yaitu 907 titik, disusul Kalimantan Tengah sebanyak 671 titik.
Rincian lengkapnya sebagai berikut:
Kalimantan Barat: 907
Kalimantan Selatan: 75
Kalimantan Tengah: 671
Kalimantan Timur: 61
Kalimantan Utara: 27
Gorontalo: 3
Jambi: 4
Jawa Tengah: 2
Jawa Timur: 10
Kepulauan Bangka Belitung: 13
Kepulauan Riau: 1
Lampung: 10
Maluku: 41
Maluku Utara: 6
Nusa Tenggara Barat: 12
Nusa Tenggara Timur: 42
Papua Barat: 10
Papua Barat Daya: 1
Papua Selatan: 13
Sulawesi Selatan: 6
Sulawesi Tengah: 17
Sulawesi Tenggara: 6
Sumatera Selatan: 95
"Sebaran titik panas yang cukup tinggi ini perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan risiko karhutla. Tetap siaga dan hindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran,โ imbau BMKG.
SiPongi Kemenhut RI
Sementara, dikutip dari akun Kementerian Kehutanan RI, berdasarkan data SiPongi yang bersumber dari satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, pada 1 September 2026 pukul 21.25 WIB, terdeteksi 1.370 hotspot berkategori high confidence.
"Wilayah yang menjadi perhatian meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi," jelasnya.
Ditambahkan juga, hotspot merupakan indikasi titik panas dari penginderaan satelit dan tidak selalu berarti kebakaran.
Kemenhut juga menjalskan, tim gabungan terus melakukan penanganan karhutla melalui pemadaman darat, water bombing, patroli udara, serta upaya pencegahan dan pengendalian di wilayah prioritas.
Operasi melibatkan Manggala Agni Kemenhut bersama TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, masyarakat, dan para pihak.
"Sebanyak 53 unit armada udara dikerahkan, dengan 19 armada untuk patroli udara dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), seerta 34 armada lainnya dikerahkan untuk waterbombing," jelas Kemenhut.
