BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Impor, Diduga untuk Liquid Vape

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BNN RI menggagalkan penyelundupan 3,37 ton narkotika kuncup bunga ganja atau cannabis buds di Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (2/7/2026).
 Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
BNN RI menggagalkan penyelundupan 3,37 ton narkotika kuncup bunga ganja atau cannabis buds di Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (2/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggagalkan penyelundupan 3,37 ton narkotika berupa kuncup bunga ganja (cannabis buds) di Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (2/7). Narkotika yang berasal dari Thailand itu rencananya akan dijadikan bahan baku liquid (cartridge) rokok elektrik atau vape.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Kombes Pol Didik Hariyanto, mengatakan pengungkapan tersebut tidak hanya dilakukan di Gresik, tetapi juga di Purwakarta. Dari total barang bukti yang diamankan, sekitar 20 kilogram ditemukan di Purwakarta.

"Alhamdulillah sama-sama kita lihat pada siang hari ini pengungkapan narkotika jaringan internasional dari Thailand dan Indonesia melewati Malaysia. Ini jumlahnya adalah 3,37 ton. Ini ada di Gresik dan ada di Purwakarta," kata Didik di Gresik, Kamis (2/7).

Sementara itu, Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mengatakan narkotika tersebut diselundupkan melalui jalur impor resmi menggunakan kontainer.

Untuk mengelabui petugas, barang haram itu disembunyikan di antara tumpukan 500 koper dan 80 bal kardus produk lateks di dalam empat kontainer, lengkap dengan dokumen kepabeanan yang tampak sah.

"Barang haram tersebut disamarkan. Ya, di antara tumpukan koper dan produk lateks. Dilengkapi dokumen kepabeanan yang tampaknya sah. Seakan-akan negara dikelabui oleh administrasi yang begitu rapi," ujar Suyudi.

BNN RI menggagalkan penyelundupan 3,37 ton narkotika kuncup bunga ganja atau cannabis buds di Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (2/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Berdasarkan informasi intelijen, kata Suyudi, kuncup bunga canabinoid itu direncanakan menjadi bahan baku penghasil ekstrak tetrahydrocodone hidrokanabinol atau THC yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai cairan isi ulang atau cartridge rokok elektrik.

"Inilah tantangan baru yang harus kita hadapi bersama. Ketika narkotika berusaha masuk melalui lifestyle, gaya hidup, teknologi dan tren konsumsi generasi muda kita dan melalui ketajaman analisis, kecepatan koordinasi dan keberanian bertindak," ujarnya.

Hingga kini, tim gabungan telah mengamankan dan memeriksa 12 orang terduga pelaku yang memiliki peran berbeda-beda, mulai dari sopir hingga petugas kargo.

"Untuk warga negara asing yang terlibat ini ada satu orang inisial A. Nah, ini sedang kita kembangkan karena dia tidak sendiri ya. Warga negara asing ini ada yang sudah melarikan diri ke negara sebelah. Nah, tim kita sudah turun dan sedang melakukan upaya ya berkoordinasi tentunya dengan negara tetangga ya. Dan mudah-mudahan bisa berhasil menangkap jaringan yang ke atasnya," ucap dia.

"Dari penyitaan ini kita telah menyelamatkan potensi penyalahgunaan terhadap 10.114.200 jiwa generasi bangsa sekaligus mencegah potensi kerugian ekonomi hingga mencapai Rp 4.585.104.000.000," tambahnya.

BNN RI menggagalkan penyelundupan 3,37 ton narkotika kuncup bunga ganja atau cannabis buds di Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (2/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Di sisi lain, Dirjen Bea Cukai RI, Jaka Budi Utama, mengatakan bisnis narkotika tersebut merupakan bagian dari jaringan internasional yang melibatkan China, Malaysia, Thailand, dan Indonesia.

Penyelundupan itu terungkap setelah petugas menemukan anomali pada komoditas saat dilakukan pemeriksaan menggunakan X-ray di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

"Sehingga kami melakukan cek ataupun tes terhadap barang yang dicurigai setelah ditentukan bahwa itu adalah merupakan barang terlarang, kita berkoordinasi dengan ketat dengan BNN. Sehingga dilakukan kontrol delivery sampai dengan ke Gresik ini," kata Jaka.