Konten dari Pengguna

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal dengan APA Style dan MLA Style

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menyusun skripsi. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyusun skripsi. Foto: iStock

Salah satu cara menulis daftar pustaka dari jurnal ilmiah yaitu menggunakan APA Style dan MLA Style. Daftar pustaka biasanya terdapat dalam buku-buku non-fiksi dan karya tulis berupa proposal penelitian, skripsi, disertasi, dan jurnal.

Daftar pusataka merupakan daftar yang memuat sumber referensi dari buku, internet, jurnal, dan sumber lain yang digunakan sebagai rujukan.

Jurnal penelitian yang dijadikan sumber atau referensi dapat berupa jurnal ilmiah dalam negeri maupun internasional yang disesuaikan dengan bidang kajiannya. Daftar Pustaka khusus untuk skripsi, tesis, dan disertasi biasanya ditulis dengan format yang ditentukan oleh pihak instansi.

Apa itu APA Style dan Contohnya?

Ilustrasi apa itu APA Style. Foto: Unsplash.

Mengutip Panduan Gaya Penulisan Sitiran Karya Ilmiah oleh Arif Surachman, ada banyak gaya penulisan daftar pustaka yang dapat digunakan. APA Style dan MLA Style adalah gaya penulisan daftar pustaka yang digunakan oleh banyak instansi dan perguruan tinggi negeri di Indonesia. Berikut pengertian dan contoh dari kedua gaya tersebut.

1. APA Style

Apa atau American Psychological Association adalah gaya penulisan daftar pustaka yang dikeluarkan oleh organisasi APA. Berdasarkan laman resmi APA.org, tujuan penulisan APA style yaitu untuk membantu pemahaman dalam bidang ilmu sosial dan perilaku.

Gaya penulisan daftar pustaka APA Style sangat populer di Indonesia. Alasannya, banyak insitusi dan perguruan tinggi menggunakan APA sebagai pedoman menulis daftar pustaka mereka. Berikut contoh daftar pustaka APA Style yang umum digunakan:

Kim, C., Mirusmonov, M., Lee. I. (2010). An empirical examination of factors influencing the intention of factors influencing the intention to use mobile payment. Computers in Human Behavior, 26, 310-322. Diakses dari http://www.sciencedirect.com

2. MLA Style

MLA atau Modern Language Association banyak digunakan untuk penulisan dalam bidang bahasa Inggris dan Humaniora. Gaya MLA ini dirancang dengan sangat sederhana untuk mempermudah penulis dalam pengutipannya. Contoh penulisan daftar pustaka gaya MLA Style adalah sebagai berikut:

Jonathan, Karim. “Beyond Growth: Library and Development.Annals of Library Research 40. 5 (2015): 1111-1130.

Apa Perbedaan APA dan MLA?

Ilustrasi Perbedaan APA dan MLA Style. Foto: Unsplash.

Selain fakta bahwa penggunaan APA Style dan MLA Style pada bidang yang berbeda, ada banyak perbedaan APA dan MLA lainnya yang bisa diuraikan dari berbagai aspek.

Berdasarkan dari laman Blibliography, berikut perbedaan APA Style dan MLA Style:

  • Kapitalisasi Judul

Perbedaan APA Style dan MLA Style dilihat dari kapitalisasi judul terletak pada penulisan kata utama. Pada APA Style hanya kata-kata yang diperlukan saja yang ditulis dengan hurus kapital dan dicetak miring. Sedangkan pada gaya MLA Style, semua kata utama dalam judul ditulis dengan huruf besar dan digaris bawah.

  • Halaman Sumber

Pada halaman sumber APA Style ditulis dengan menggunakan kata ‘Referensi’. Sedangkan MLA Style ditulis dengan kata ‘Karya yang dikutip’ atau ‘Worke Cited’.

  • Nama Penulis

Dari segi nama penulis, APA Style hanya menggunakan nama belakang penulis sedangkan nama depan direduksi menjadi inisial. Contohnya nama penulis asli adalah Budi Hartanto, maka penulisannya yaitu Hartanto, B.

Sedangkan penulisan nama penulis pada MLA Style ditulis dengan lengkap. Contohnya Budi Hartanto menjadi Hartanto, Budianto.

  • Tanggal Penerbit

Penulisan tanggal publikasi APA Style menggunakan tanda kurung dan mengikuti nama penulis. Sedangkan pada MLA Style tanggal publikasinya ditulis setelah nama penerbit.

  • Koma dalam penulisan teks

Perbedaan terakhir yaitu APA Style menggunakan koma dalam penulisannya. Sedangkan, MLA Style tidak menggunakan tanda koma.

Setelah mengetahui contoh dan perbedaan dari keduanya. Berikut ini cara penulisan APA Style yang benar.

Bagaimaan Cara Menulis dengan APA Style?

Bagiamana cara menulis APA Style. Foto: Unsplash.

Ada beberapa cara untuk menulis daftar pustaka dengan gaya APA Style, yakni dengan mengikuti beberapa format penulisan berdasarkan sumber yang dikutip.

Berikut ini format penulisan berdasarkan dari sumber yang berbeda untuk ditulis pada skripsi yang sedang kamu kerjakan.

1. Buku

Jika sumber informasi berasal dari Buku, maka format penulisannya adalah:

Nama Penulis. (Tahun terbit). Judul utama buku: Anak judul buku. (edisi keberapa, kalau ada). Kota terbit, Negara / Singkatan Negara Bagian: Penerbit.

Contoh:

  • Penulis tunggal:

Heppler, B. (2008). Advanced Quality Control Theory for Training and Education: A Guide to Optimizing Training and Education Efforts. Online Submission.

  • Buku dengan dua penulis:

Halimah binti Mohamed Ali, Mohamad Luthfi Abdul Rahman, & Rahman, M. L. A. (2014). Sastra dalam budaya dan media. Penerbit USM.

  • Buku dengan penulis dan editor:

Persley, D. M. & Hill, M. (Ed). (1992). Diseases of Fruit Crops (2nd ed.). Brisbane, Queensland, Australia: Department of Primary Industries.

  • Buku yang ditulis dengan tim atau lembaga:

American Psychiatric Association. (1994). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (4th ed.). Washington, DC: Author.

2. Website

Cara penulisan APA Style yang bersumber dari jurnal online bisa ditulis dengan format berikut ini:

Penulis. (Tahun). Judul Artikel. Nama Jurnal. Volume, Halaman, Diakses dari URL.

Contoh:

Kim, C., Mirusmonov, M., Lee. I. (2010). An empirical examination of factors influencing the intention of factors influencing the intention to use mobile payment. Computers in Human Behavior, 26, 310-322. Diakses dari http://www.sciencedirect.com

Eckes, T. (2000). The developmental social psychology of gender. Lawrence Erlbaum Associates. Diakses dari https://lib.ugm.ac.id/443/record=b1600608.

3. Artikel Jurnal Online

Format APA Style yang digunakan untuk proses Jurnal Online yaitu:

Nama penulis. (tahun penerbitan). Judul utama artikel: Anak judul artikel. Judul/Nama Serial,Volume (issues number), halaman. Doi.

Contohnya:

  • Artikel jurnal online dengan DOI

Kim, C., Mirusmonov, M., Lee,I. (2010). An empirical examination of factors influencing the intention to use mobile payment. Computers in Human Behaviour, 26, 310-322. Doi:10.1016/j.chb.2009.10.013

  • Artikel jurnal online tanpa DOI

Nielsen, L. (2009). Green Farm Subsidies Sponsoring Eco Labeling: Is the Separation of Market Access and Subsidies Regulation in WTO Law Sustainable?. Journal of World Trade, 43(6), 1193 – 1222. Diakses dari: http://www.kluwerlawonline.com/productinfo.php?pubcode=TRAD

Itulah cara penulisan daftar pustaka dengan APA Style beserta perbedaannya dengan MLA Style. Perhatikan setiap aspek dan format yang akan digunakan supaya hasil karya tulis kamu terjamin kebenaran informasinya.

(ADS&IPT)