Konten dari Pengguna

Tata Cara Penulisan Daftar Pustaka APA Style Edisi 6

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Menulis. Sumber: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menulis. Sumber: Pexels.com

Menulis daftar pustaka dalam sebuah tulisan atau karya ilmiah adalah hal yang penting untuk menghindari praktik plagiarisme. Adapun fungsi lain dari menulis daftar pustaka adalah untuk memberitahu kepada pembaca bahwa materi yang ada di dalam karya tulis tersebut bukan hanya berasal dari pemikiran penulis sendiri. Namun, juga berasal dari pemikiran orang lain yang telah ditulis dalam buku, jurnal, atau sumber lainnya yang menjadi acuan penulis dalam menulis karya ilmiah.

Dilansir dari Penelitianilmiah.com, kata daftar pustaka itu sendiri berasal dari kata Yunani, yakni biblio yang artinya buku dan graphos yang artinya sesuatu yang ditulis atau digambar. Maka bibliografi atau daftar pustaka dibuat ketika seseorang menulis buku atau karya tulis lainnya. Ada beragam cara penulisan daftar pustaka.

  • APA Style

  • MLA Style

  • Chicago Style

  • Harvard Style

  • IEE

Tata Cara Penulisan Daftar Pustaka APA Style

Pada artikel kali ini, kita akan mengulas mengenai tata cara penulisan daftar pustaka APA Style edisi 6. Sebenarnya, sistem penulisan dengan gaya ini hampir serupa dengan konsep NA. TA. JU. TEM: PE (Nama Tahun Judul Tempat Penerbit), hanya saja APA Style memiliki pengunaan tanda baca yang berbeda. Hal yang perlu Anda ingat adalah selalu menulis nama belakang penulis terlebih dahulu. Contoh penulisan daftar pustaka APA style.

Banasuru, Aripin. (2014). Filsafat dan Filsafat Ilmu dari Hakikat ke Tanggung Jawab. Bandung: Alfabeta.

Sedangkan untuk daftar pustaka untuk jurnal dapat Anda tulis sebagaimana gambar di bawah ini.

Format Penulisan Daftar Pusaka APA Style. Sumber: Dosen.perbanas.id

Ingatlah selalu untuk menulis sitasi juga! Misalnya, (Banasuru, 2014: 70). Selain menulis sitasi dan daftar pustaka, usahakan untuk selalu melakukan parafrase agar terlindung dari praktik plagiarisme.

Semoga informasi ini dapat membantu Anda untuk menulis daftar pustaka. Selamat menyelesaikan karya tulis, ya! (AG)