Konten dari Pengguna

Dobrak Pasar Digital, Mahasiswa Unimus Gembleng Usaha Baru Warga Pringapus

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ahmad Arifin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto bersama Tim Pelaksana dengan Warga Kelurahan Pringapus sebagai Usaha Rintisan baru. Dok. Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama Tim Pelaksana dengan Warga Kelurahan Pringapus sebagai Usaha Rintisan baru. Dok. Istimewa.

Kabupaten Semarang – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) IMM Al Haytham menyelenggarakan Pelatihan dan Pendampingan untuk pemasaran produk sebagai bentuk pemberdayaan kepada usaha baru oleh warga kelurahan Pringapus (22/08).

Agenda yang digelar di Aula Kelurahan Pringapus ini menjadi salah satu upaya memperkuat pembentukan ekonomi sirkular setelah Program Demo Masak Lele (DESALE) yang diselenggarakan untuk mencapai Outcome utama pelaksanaan serangkaian program pemberdayaan masyarakat yaitu tercapainya keberlanjutan.

Dengan diikuti oleh ibu-ibu Pengurus Posyandu dan PKK Pringapus sebagai usaha baru, tak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep pentingnya melakukan pemasaran digital produk, tetapi juga disampaikan untuk membuat konten sebagai bentuk meningkatkan penjualan dan mempunyai Legalitas Usaha dalam bentuk Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal yang bertujuan membangun kepercayaan pembeli serta lebih membuka berbagai peluang usaha untuk berkembang.

Tim Pelaksana memaparkan materi program digitalisasi pemasaran produk. Dok. Istimewa.

Untuk menunjang hal itu, Ketua PPK Ormawa IMM Al Haytam Unimus, IMMawan Haidar Adnan, Menekankan bahwa serangkaian program pemberdayaan yang telah terlaksana membutuhkan aksi kolaborasi bersama oleh warga dan Tim Pelaksana.

Selanjutnya ia juga menyebut bahwa program ini merupakan puncak dan salah satu program unggulan PPK Ormawa setelah berbagai rancangan program telah terlaksana.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Pringapus, Cahya Okta turut berharap pasca pelaksanaan Program Lele Lezat Anak Desa (LELADA) dapat terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan turut bergerak bersama Kelompok Koperasi Merah Putih (KKMP) Kelurahan Pringapus.

Rangkaian pelaksanaan program dilengkapi dengan pembelajaran tutorial langsung pembuatan Marketplace. Melalui pelatihan pemasaran produk ini, para usaha baru kelurahan diharapkan memiliki keterampilan dalam mengelola media pemasaran digital sehingga mampu meningkatkan daya saing dan jangkauan pemasaran produknya.