Dua Harimau Sumatera Lahir di Lampung, Diberi Nama Puspa dan Muli Sikop

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Puspa dan Muli Sikop, yang lahir di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung. Foto: Dok. Lembaga Konservasi Lembah hijau Lampung
zoom-in-whitePerbesar
Dua anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Puspa dan Muli Sikop, yang lahir di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung. Foto: Dok. Lembaga Konservasi Lembah hijau Lampung

Dua anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) lahir di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung. Kedua anak harimau itu diberi nama Puspa dan Muli Sikop.

Nama Puspa diberikan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Sementara nama Muli Sikop diberikan oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE), Satyawan Pudyatmoko.

Adapun dua anak harimau betina itu lahir pada 14 Februari 2026 dari pasangan induk Sinta dan Kyai Batua. Kelahiran ini menjadi yang pertama di Lampung dalam kategori konservasi ex situ atau di luar habitat alami.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan nama Puspa dipilih karena memiliki makna bunga yang cantik.

“Alhamdulillah, saya beberapa waktu lalu diberi kehormatan oleh manajemen untuk memberi nama harimau yang lahir di Lembah Hijau. Kebetulan anaknya betina. Saya tanya istri saya, hasil istikharah diberi nama Puspa, cita-cita punya anak perempuan," kata Mirza, Jumat (22/5).

Sementara itu, Dirjen KSDAE Satyawan Pudyatmoko memberi nama anak harimau lainnya dengan nama lokal Lampung, Muli Sikop.

“Muli Sikop artinya perempuan cantik dari Lampung. Mudah-mudahan nanti bisa secantik namanya dan berkembang biak menghasilkan anak-anak harimau lebih banyak lagi,” ujarnya.

Dua anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Puspa dan Muli Sikop, yang lahir di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung. Foto: Dok. Lembaga Konservasi Lembah hijau Lampung

Di sisi lain, Komisaris LK Lembah Hijau Lampung, M Irwan Nasution mengatakan kondisi kedua anak harimau saat ini dalam keadaan sehat dan masih berada dalam pengasuhan induknya.

“Selalu dalam pantauan tim Lembah Hijau dan masih terus bersama induknya,” kata Irwan.

Ia menjelaskan, pengunjung nantinya dapat melihat kedua anak harimau tersebut secara bertahap menyesuaikan usia dan kondisi kesehatan satwa.

“Awalnya mungkin dari jam 08.00 sampai 10.00, lalu bertahap hingga siang hari. Ini supaya tidak kaget dan tetap mendapat sinar matahari pagi,” jelasnya.

Selain itu, pihak Lembah Hijau juga melakukan sejumlah langkah perawatan untuk menjaga kesehatan kedua anak harimau tersebut, mulai dari menjaga higienitas kandang, pembatasan akses area, hingga vaksinasi.

“Hanya keeper, tim medis, dan ahli yang bisa masuk. Ini juga akan dilakukan vaksin dan lainnya supaya tetap sehat dan tumbuh berkembang dengan baik,” ujarnya.

Dua anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Puspa dan Muli Sikop, yang lahir di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung. Foto: Dok. Lembaga Konservasi Lembah hijau Lampung

Irwan menambahkan, kedua anak harimau juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan meliputi bobot tubuh dan panjang badan, serta telah dipasangi mikrochip dan dilaporkan ke Seksi Wilayah III BKSDA Lampung.

Ke depan, LK Lembah Hijau Lampung berkomitmen terus mendukung program konservasi Harimau Sumatera bersama pemerintah.

“Kami berharap Lembah Hijau terus dapat berkontribusi dalam konservasi Harimau Sumatera dan mendukung program pemerintah,” tandasnya.