Dudung Jenguk YTR Korban Penganiayaan, Pastikan Biaya Pengobatan Dibantu BPJS

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman saat memberikan keterangan usai menjenguk korban penganiayaan, YTR, yang dirawat di RSHS Bandung, Kamis (25/6/2026). Foto: Abisatya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman saat memberikan keterangan usai menjenguk korban penganiayaan, YTR, yang dirawat di RSHS Bandung, Kamis (25/6/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, memastikan negara hadir dalam penanganan kesehatan YTR, korban penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan Taufik Hidayat. YTR saat ini dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Dudung menyebut perhatian pemerintah tak hanya menyangkut perawatan medis, tetapi juga keberlanjutan penanganan korban ke depan.

Dudung menyampaikan hal itu usai menjenguk YTR di RSHS Bandung, Kamis (25/6). Dalam kunjungannya, ia mengaku telah bertemu langsung dengan keluarga korban dan menerima laporan dari pihak rumah sakit terkait penanganan medis yang sedang berjalan.

“Malam ini saya hadir di Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk melihat secara langsung korban YTR. Tadi saya langsung melihat dan bertemu dengan keluarganya. Tentunya saya sampaikan bahwa negara hadir dan sangat peduli terhadap perawatan korban, bahkan hingga kelanjutannya,” kata Dudung.

Menurut dia, pemerintah bergerak cepat untuk memastikan seluruh kebutuhan perawatan korban dapat terpenuhi. Dudung mengungkapkan dirinya menerima informasi dari Direktur RSHS bahwa kasus penganiayaan terhadap perempuan dan anak tidak tercakup dalam pembiayaan BPJS.

Mendapat laporan tersebut, Dudung mengaku langsung menghubungi Direktur BPJS. Ia mengatakan respons positif segera diberikan agar korban tetap mendapatkan dukungan pembiayaan dalam proses pengobatan.

“Tadi juga saya mendapat laporan langsung dari Direktur Rumah Sakit Hasan Sadikin bahwa penganiayaan terhadap perempuan dan anak tidak di-cover BPJS. Saya langsung menelepon Direktur BPJS dan beliau langsung menyambut baik. Bahkan sebelumnya juga sudah memonitor masalah ini. BPJS juga akan membantu,” ujarnya.

Selain BPJS, Dudung mengatakan dukungan juga akan datang dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Kementerian Kesehatan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata dia, juga telah menyatakan siap membantu penanganan korban.

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman saat bertemu dengan keluarga YTR di RSHS Bandung, Kamis (25/6/2026). Foto: Abisatya/kumparan

“Nanti prosedurnya akan dilaporkan kepada LPSK dan Kementerian Kesehatan pun akan membantu. Di samping itu, Gubernur Jawa Barat juga sepenuhnya akan membantu,” katanya.

Dudung menegaskan kehadirannya di RSHS merupakan bentuk perhatian dan keprihatinan negara terhadap kasus kekerasan yang menimpa perempuan.

“Tentunya atas nama negara, kami turut prihatin atas kejadian ini,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih peka terhadap situasi mencurigakan di lingkungan sekitar. Menurut Dudung, kepedulian warga untuk segera melapor sangat penting agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar masyarakat semakin peduli apabila di lingkungannya ada hal-hal yang mencurigakan untuk segera dilaporkan,” katanya.

Dudung turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jabar yang telah menangkap pelaku, serta kepada tenaga medis RSHS yang bergerak cepat menangani korban.

“Kemudian tentunya saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Jabar, yang begitu sigap menangkap pelaku. Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada tenaga medis, khususnya Rumah Sakit Hasan Sadikin, yang begitu sigap dan cepat melakukan tindakan-tindakan medis,” ujar Dudung.

Ia berharap YTR segera pulih dan keluarga diberi kekuatan menghadapi cobaan berat ini.

“Kita doakan semoga YTR segera disembuhkan. Kita juga berikan dorongan semangat kepada tenaga medis. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan dan ketabahan kepada YTR beserta keluarganya,” katanya.