Gagal Kembali ke Laut, Hiu Tutul Terdampar di Parangkusumo Bantul Akhirnya Mati

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seekor Hiu Tutul ditemukan di Pantai Parangkusumo, Bantul, Minggu (18/10/2026). Foto: Polres Bantul
zoom-in-whitePerbesar
Seekor Hiu Tutul ditemukan di Pantai Parangkusumo, Bantul, Minggu (18/10/2026). Foto: Polres Bantul

Seekor ikan Hiu Tutul sepanjang enam meter ditemukan terdampar di kawasan Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu (18/10) dini hari. Sebelumnya, Hiu tersebut ditemukan dalam kondisi hidup, namun akhirnya mati.

Koordinator Satgas Linmas Jogo Segoro Pantai Parangtritis dan Depok, Arief Nugraha, mengatakan bahwa hiu tersebut kemudian akan dikuburkan.

"Untuk saat ini sudah mati dan ini nunggu pemeriksaan dari BKSDA terus nanti dikuburkan," kata Arief saat dikonfirmasi, Minggu (18/10).

Sementara itu, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis, Sektiaji Bagus, menjelaskan bahwa awalnya ikan hiu tersebut telah dicoba dievakuasi dengan menggunakan alat berat.

Namun, karena ukuran ikan cukup besar membuat proses evakuasi tidak berlangsung dengan baik. Sehingga, penguburan bangkai ikan hiu tersebut direncanakan akan dilakukan di lokasi penemuan.

"Saat ini belum dikubur, tadi ditarik pakai alat berat namun tidak kuat. Untuk penguburannya nanti kemungkinan besar di lokasi," tutur Arief.

Sebelumnya, penemuan Hiu jenis Tutul tersebut berawal dari laporan warga yang sedang beraktivitas di sekitar Pantai. Kemudian, para warga melaporkan penemuan tersebut ke petugas dan segera melakukan evakuasi.

Seekor Hiu Tutul ditemukan di Pantai Parangkusumo, Bantul, Minggu (18/10/2026). Foto: Polres Bantul

"Tadi warga yang beraktivitas di Pantai melihat ada Hiu tersebut terus dilaporkan ke teman-teman yang piket dan segera dilakukan evakuasi," kata Arief saat dikonfirmasi, Minggu (18/10).

Namun, proses evakuasi tersebut tidak berjalan dengan baik. Sebab, air pasang surut dari arah laut tidak kencang lalu ukuran Hiu yang cukup besar, membuat Hiu tersebut tidak bisa dipindahkan ke tengah laut.

"Akan tetapi tidak berhasil karena angka surut dan air untuk ke Selatan (laut) tidak terlalu kencang dan juga sudah tidak bisa diupayakan kembali ke Selatan (laut)," ucap Arief.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menuturkan, pihaknya kemudian turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan bersama tim SAR dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY.

"Petugas bersama SAR Linmas dan masyarakat telah berupaya mendorong Hiu Tutul tersebut agar kembali ke tengah laut. Namun, karena ukuran ikan yang cukup besar dan kondisi air laut yang mulai surut, upaya tersebut belum berhasil," imbuh Rita.