Ibu-ibu di Depok Gasak 7 Setrika-Selang Gas, Modusnya Bikin Penjual Sibuk

Aksi pencurian yang dilakukan seorang ibu-ibu di toko perabotan di Jalan H. Dimun, Sukmajaya, Kota Depok, terekam kamera CCTV. Pelaku menggasak barang dagangan dengan modus membuat pegawai toko sibuk.
Peristiwa itu terjadi di Toko Perabot Berkah, Jl. H. Dimun RT 03 RW 24, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Depok, pada Selasa (22/9) usai Magrib.
Pemilik toko, Mimin, mengatakan pelaku datang seorang diri mengendarai sepeda motor. Motor tersebut sengaja diparkir agak jauh dari toko, di samping lapak penjual keripik.
"Terus dia itu ngambil-ngambil setrikaan, jadi pegawainya itu dibikin bingung, dibikin sibuk gitu kan. Jadi ngambil ini, ngambil itu, dia ngambil plastik," kata Mimin saat ditemui, Minggu (27/9).
Saat pegawai sibuk mengambilkan pesanan, pelaku memanfaatkan kelengahan dengan memasukkan barang ke dalam kantong plastik hitam yang sudah disiapkan, lalu langsung membawanya ke motor.
"Jadi setrika itu langsung diambil, langsung ditaruh di motor," ujarnya.
Pelaku, kata Mimin, berpura-pura menjadi pembeli dengan memesan berbagai macam barang. Ketika hendak membayar, pelaku berdalih ingin mengambil mobil terlebih dahulu.
"Iya, pura-pura beli, pesan macam-macam. Lalu pada saat pembayaran katanya mau ngambil mobil dulu gitu, Mas. Padahal dia cuma bawa motor," ucapnya.
Barang yang dibawa kabur merupakan barang dengan harga cukup mahal, yakni 7 buah setrika dan 1 selang regulator gas. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
"Ternyata yang diambil itu yang harganya yang mahal-mahal, yang setrika tujuh dan selang regulator," kata Mimin.
Mimin mengaku tidak mengenali pelaku dan menduga pelaku bukan warga sekitar. Wajah pelaku terekam jelas di CCTV toko.
"Nggak kenal, kayaknya orang jauh. Kan CCTV juga ada, jelas banget itu. Kayaknya dia sengaja motor ditaruh di tukang keripik takut dikenal," jelasnya.
Terpisah, Kasihumas Polres Metro Depok AKP Hendra saat dikonfirmasi pada Minggu (27/9) membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, Bhabinkamtibmas Polsek Sukmajaya telah mendatangi dan mengecek tempat kejadian perkara.
Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi dari pemilik toko, sementara nilai kerugian masih dalam proses penghitungan.
"Betul, kejadiannya pada hari Selasa, 22 September 2026. Untuk kerugian saat ini masih dihitung dan belum ada laporan resmi karena masih menunggu pemilik toko. TKP di Toko Perabot Berkah, Jalan H. Dimun. Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sukmajaya sudah cek TKP dan kasusnya masih dalam penyelidikan," ujar Hendra.
