KA vs KRL di St Bekasi Timur: Dua Jalur Rel Sudah Bisa Dilalui Kereta Jarak Jauh
·waktu baca 2 menit

Seluruh proses evakuasi setelah KA Argo Bromo dan KRL tabrakan selesai dilakukan di Stasiun Bekasi Timur. Kini, perlahan jalur kereta baik dari dan ke Jakarta sudah bisa dilalui kereta jarak jauh meski hanya kecepatan terbatas.
"Jalur hilir itu telah dibuka hari Selasa kemarin tanggal 27 jam 01.30 dini hari. Sehingga jalur itu sudah bisa dilewati oleh kereta-kereta jarak jauh dari arah timur," kata Dirut PT KAI Bobby Rasyidin dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).
"Tadi malam jam 2, alhamdulillah jalur hulunya telah bebas dari puing-puing dan kita sudah pastikan bersama KNKT juga, memastikan keselamatan pemakaian jalur ini untuk kereta-kereta jarak jauh," tambah dia.
Jalur hulu merupakan jalur kereta dari Jakarta menuju ke berbagai daerah di Timur Pulau Jawa. Sementara, jalur hilir merupakan jalur kereta menuju Jakarta dari berbagai tempat lokasi di Timur Pulau Jawa.
Bobby mengatakan, keselamatan jadi faktor utama yang jadi pertimbangan sampai akhirnya memutuskan untuk membuka kembali kedua jalur ini. Kereta jarak jauh yang melintas juga hanya bisa melintas dengan kecepatan terbatas.
"Walaupun kami masih melakukan pembatasan kecepatan 30 km/jam di stasiun ini," ujar dia.
"Kami perlu menegaskan juga bahwa keselamatan adalah prioritas utama kami. Kami tidak ada toleransi sama sekali untuk melanggar atau menurunkan tingkat keselamatan dari para pelanggan pengguna jasa PT Kereta Api Indonesia baik laki-laki maupun perempuan," ucap dia.
