Kafe di Nusa Penida Bali Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 3 Miliar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pemadam Kebakaran. Foto: charnsitr/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pemadam Kebakaran. Foto: charnsitr/Shutterstock

Kebakaran melanda Wyn's Penida Cafe and Bar Cottage yang terletak di Nusa Penida, Klungkung, Bali, terbakar pada Senin (7/9) sekitar pukul 02.30 WITA. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

"Personel Polsek Nusa Penida langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas bersama masyarakat dan petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke bangunan di sekitar lokasi," ka Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya dalam keterangannya, Senin (7/9).

Kesuma menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Ketut Wirahadi. Ia terbangun setelah mendengar suara ledakan dan teriakan warga yang menyebut telah terjadi kebakaran. Saat personel tiba di lokasi, api sudah membesar.

"Prioritas pertama adalah memastikan keselamatan masyarakat, membantu proses pemadaman, serta mengantisipasi agar api tidak merembet ke bangunan lainnya. Setelah berhasil dikendalikan, lokasi kami amankan untuk kepentingan penyelidikan," jelasnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, polisi mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, memasang garis polisi, serta melakukan penyelidikan awal.

Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan yang terdiri dari restoran dan cottage. Total kerugian materiil akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp 3 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Unit Reskrim Polsek Nusa Penida masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian," kata Kesuma.

Kesuma juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di bangunan usaha dan permukiman.

"Segera hubungi pihak kepolisian maupun pemadam kebakaran apabila menemukan kejadian yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat," tutupnya.