Kasus Pertama di Prancis, Penumpang MV Hondius Positif Hantavirus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi hantavirus. Foto: faniadiana24/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hantavirus. Foto: faniadiana24/Shutterstock

Seorang perempuan asal Prancis yang dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius dinyatakan positif hantavirus, menjadi kasus pertama di Prancis yang terkait dengan wabah di kapal tersebut.

Menteri Kesehatan Stephanie Rist mengatakan perempuan itu merupakan satu dari lima penumpang yang dipulangkan dari MV Hondius dan ditempatkan dalam isolasi di Paris.

"Perempuan itu mulai merasa sangat tidak sehat pada Minggu malam dan hasil tesnya dinyatakan positif," kata Rist kepada radio France Inter, Senin (1/5).

Rist menambahkan kondisi pasien tersebut terus memburuk. Sementara itu, empat penumpang Prancis lainnya dinyatakan negatif, namun tetap akan menjalani tes ulang untuk pemantauan lanjutan.

Sebuah kapal ambulans berisi kru berpakaian hazmat mendekati pintu pandu di sisi kanan kapal pesiar MV Hondius yang sedang bersandar di lepas pantai Praia, Tanjung Verde (5/5/2026). Foto: STR / AFP

Dilansir AFP, otoritas kesehatan Prancis juga telah mengidentifikasi 22 warga Prancis sebagai kontak erat setelah terpapar penumpang yang terinfeksi virus tersebut.

"Mereka terdiri dari delapan orang dalam penerbangan Saint Helena menuju Johannesburg pada 25 April, dan 14 orang lainnya dalam penerbangan Johannesburg menuju Amsterdam," ujar Rist.

MV Hondius sebelumnya menjadi sorotan setelah wabah hantavirus terdeteksi di kapal yang menjalani pelayaran dari Amerika Selatan. Kapal itu diketahui berangkat dari Ushuaia pada April lalu.

Sejauh ini, tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia, yakni pasangan asal Belanda dan seorang perempuan asal Jerman.

WHO menegaskan risiko wabah bagi kesehatan publik global masih rendah, meski hingga kini belum ada vaksin maupun pengobatan spesifik untuk hantavirus.