Kemenkes Kaji Banyaknya Keracunan MBG, Akan Beri Masukan ke BGN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono saat jumpa pers usai Kunjungan Lapangan Tematik dan Media Briefing bertajuk "Mengejar Anak Zero Dose di Kota Bandung Tahun 2026" di Posyandu Tela 9, Cigereleng, Bandung, Selasa (12/5/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono saat jumpa pers usai Kunjungan Lapangan Tematik dan Media Briefing bertajuk "Mengejar Anak Zero Dose di Kota Bandung Tahun 2026" di Posyandu Tela 9, Cigereleng, Bandung, Selasa (12/5/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih mengkaji kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dalam beberapa waktu terakhir menimpa sekitar 1.600 siswa di Sidoarjo hingga Nganjuk.

“Kita masih kaji terus lebih dalam. Karena masalah 1.600 itu bukan masalah gampang. Kita bisa evaluasi,” kata Dante saat ditemui wartawan usai agenda Temu Media di RS Soeharto Heerdjan, Jakarta Barat, Jumat (4/9).

Dia mengatakan, apabila hasil evaluasi menunjukkan adanya indikasi kesalahan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kemenkes akan memberikan masukan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

“Tapi kalau memang misalnya ada indikator yang menunjukkan bahwa ini adalah kesalahan SPPG-nya pasti akan kita beri masukan kepada BGN,” ujarnya.

Saat ini, kata Dante, Kemenkes berfokus mengevaluasi kondisi klinis para korban. Selanjutnya, Kemenkes bersama BGN akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

“Jadi Kemenkes mengevaluasi kondisi klinisnya. Yang paling penting adalah menolong dulu. Ditolong dulu yang keracunan ini. Nanti investigasinya dilakukan bersama oleh Kemenkes dan BGN. Secepatnya akan kita lakukan,” jelas dia.