Lansia di Pekanbaru Tewas di Rumah: Perhiasan-HP Raib, Pelaku Lebih dari 1 Orang
ยทwaktu baca 2 menit

Lansia bernama Dimaris Isni Sitio (60) ditemukan tewas di rumahnya di Pekanbaru Riau, Rabu (29/4). Ia diduga menjadi korban perampokan. Sejumlah barang berharga korban raib dalam peristiwa tersebut.
"Yang diambil oleh pelaku, perhiasan, uang tunai dan HP jenis Android," ungkap Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir, Iptu Dodi Vivino, Kamis (30/4).
Terkait pelaku, Dodi menyebut diduga jumlahnya lebih dari satu orang. Hal ini berdasarkan rekaman CCTV yang ada.
"Dari hasil analisa CCTV di sekitar TKP, terduga pelaku lebih dari satu orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan," kata Dodi.
Polisi juga sudah mengantongi identitas pelaku. Namun, Dodi belum mau mengungkapnya.
"Identitas pelaku sudah kami kantongi, saat ini masih dalam upaya pengejaran," jelasnya.
Sementara itu, hasil autopsi terhadap korban telah selesai dilakukan. Jenazah rencananya akan dimakamkan oleh pihak keluarga pada Sabtu (1/5).
"Dari hasil pemeriksaan medis, diketahui bahwa penyebab kematian korban akibat trauma pada bagian dahi dan leher. Korban diduga dianiaya menggunakan benda keras, seperti kayu. Namun, hingga saat ini benda yang diduga digunakan pelaku belum ditemukan di lokasi kejadian," pungkasnya.
Rekaman CCTV
Dalam rekaman CCTV yang diterima kumparan terlihat awalnya korban didatangi dua orang wanita, yakni satu orang berambut merah, dan lainnya mengenakan celana kuning, sekitar pukul 10.26 WIB. Mereka sempat berbincang. Tidak diketahui apa yang mereka bicarakan.
Sekitar pukul 10.30 WIB seorang pria masuk ke dalam rumah korban dengan membawa balok. Dia langsung menghampiri korban yang duduk di sofa dan langsung memukul beberapa kali kepala korban dengan balok.
Pemukulan itu disaksikan oleh dua wanita yang datang lebih awal. Mereka tampak tidak terkejut dengan penganiayaan tersebut. Pria bertopi hitam dan mengenakan masker tersebut lalu menghancurkan CCTV di bagian ruang tamu rumah.
CCTV yang berada di ruang makan juga dihancurkan oleh pria bertopi tersebut. Sebelum dihancurkan CCTV sempat merekam seorang pria lain yang mengenakan jaket berwarna hitam.
Dalam rekaman CCTV yang menyorot teras, terlihat terdapat seorang pria yang datang dengan sepeda motor. Ia masuk ke dalam rumah, lalu tidak lama keluar bersama wanita berambut merah. Mereka meninggalkan rumah tersebut.
Sekitar pukul 11.14 WIB, pria bertopi bersama pria berjaket keluar dari rumah. Terlihat wanita bercelana kuning juga ikut keluar dengan membawa sebuah tas hitam. Mereka bertiga meninggalkan lokasi.
