Massa Bertali Putih Terekam Saat Ricuh 27 Agustus, Polda Metro Dalami Videonya

Polda Metro Jaya menganalisis sejumlah video amatir terkait aksi ricuh pada 27 Agustus. Salah satu yang didalami ialah keberadaan massa yang terlihat menggunakan ikatan tali putih.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, video amatir menjadi salah satu bahan dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Namun, polisi juga harus memilah video yang merupakan rekaman asli dengan konten hasil manipulasi digital.
“Nah terkait, makanya tadi disampaikan Dirreskrimum Polda metro jaya berterima kasih terkait tentang adanya unggahan video amatir terkait peristiwa bener ya. Itu salah satu proses penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan Ditreskrimum,” kata Budi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9).
Ia menyebut, banyak video mengenai kericuhan yang beredar di media sosial. Sebagian di antaranya diduga merupakan konten hasil AI sehingga penyidik perlu melakukan analisis lebih lanjut.
“Karena banyak video yang sebenarnya sesuai fakta dan peristiwa, tapi dibuat AI generate, nah tapi penyidik tidak akan tidaknakan terganggu oleh berita hoaks makanya sudah kita stamp, berita hoaks, misinformasi, AI generate, tetapi informasi ini masih kita analisa terkait video tersebut,” ujarnya.
Polisi juga tengah mendalami dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam rangkaian aksi tersebut. Budi mengatakan pengamanan aksi melibatkan sejumlah unsur, termasuk TNI dan instansi Pemprov DKI Jakarta.
“Saya sampaikan ya, Polda Metro Jaya mengajukan permohonan TNI kepada Kodam Jaya, kepada Pemprov DKI melalui Dinkes, dishub, satpol PP, serta kita mengajukan pamdal DPR,” kata Budi.
