Pengakuan Selebgram ZNM yang Diperiksa Bareskrim: Pakai Whip-Pink saat Liburan
·waktu baca 2 menit

Bareskrim Polri memeriksa seorang selebgram berinisial ZNM (sebelumnya ditulis ZNB), sebagai saksi terkait kasus penggunaan gas nitrous oxide (N2O) merek Whip-Pink, Jumat (5/6).
ZNM diperiksa karena videonya viral di sosial media saat menggunakan Whip-Pink bersama salah seorang YouTuber berinisial APG pada Juli 2025. Ia diperiksa selama 6 jam dan dicecar sekitar 30 pertanyaan.
“Pemeriksaan dilakukan selama 6 jam dengan 30 pertanyaan terkait dengan penggunaan gas Whip Pink yang viral di instagram @makassar_iinpo bersama dengan APG,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Sabtu (6/6).
Dalam pemeriksaan ini, ZNM mengaku pertama kali menggunakan Whip-Pink saat liburan di Bali. Dan ia tidak menggunakannya sendirian.
“ZNM pertama kali menggunakan bersama dengan teman pada saat liburan di Bali,” sebut Eko.
ZNM juga mengaku membeli Whip-Pink dari dua daerah yang berbeda, yaitu Jakarta dan Makassar. Ia membelinya karena terdorong oleh temannya dan rasa penasaran dari dirinya.
“ZNM juga melakukan pembelian gas Whip-Pink di Jakarta dan Makassar. Motif pembelian diberitahu teman dan karena penasaran,” tutur Eko.
Eko menjelaskan, ZNM merasakan sakit kepala dan perasaan melayang efek menggunakan Whip-Pink. Bahkan, kata Eko, teman ZNM mengalami lumpuh sementara setelah mengkonsumsi Whip- Pink.
“Efek setelah penggunaan, merasa sakit kepala dan fly. Satu orang teman yang sama-sama menggunakan juga ada yang mengalami lumpuh sementara (temporary),” ungkap Eko.
Setelah diperiksa, ZNM meminta maaf kepada keluarga dan temannya. Ia mengakui bahwa telah melakukan kesalahan.
“Saya memohon maaf kepada keluarga besar, keluarga inti, teman-teman, pihak yang dirugikan, dan masyarakat semua atas kesalahan yang kamu lakukan,” ujar ZNM.
Pemeriksaan ini dilakukan setelah sebelumnya ZNM mangkir dalam agenda pemeriksaan pada 22 dan 26 Mei 2026. Ia diperiksa sebagai tindak lanjut uysai memeriksa pekerja PT Suplaindo Sukses Sejahtera.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi pekerja PT Suplaindo Sukses Sejahtera, analisa dokumen penjualan, pemeriksaan digital forensik handphone para pekerja salesmen, subdit 3 akan melakukan pemanggilan beberapa konsumen yang melakukan pembelian tabung Whip Pink," ujar Eko kepada wartawan, Rabu (20/5).
"Saksi yang dipanggil salah satunya merupakan seorang influencer platform media sosial Instagram, di mana yang bersangkutan membeli dan menggunakan produk gas N2O merek Whip Pink dan sempat viral di jagat media sosial Instagram melalui Akun @makassar_iinpo" tambah Eko.
