Penjaga Kos Ngaku Diancam Dibunuh Pria yang Aniaya-Sekap Wanita di Bandung

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
DPO Taufik Hidayat, diduga pelaku penganiayaan berat dan penyekapan selama tiga tahun kekasihnya yang berinisial YTR di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Instagram/@purnomopolisibaik
zoom-in-whitePerbesar
DPO Taufik Hidayat, diduga pelaku penganiayaan berat dan penyekapan selama tiga tahun kekasihnya yang berinisial YTR di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Instagram/@purnomopolisibaik

Penjaga kos, Resa (40), tempat wanita YTR (29) diduga disekap dan dianiaya pria bernama Taufik Hidayat (30), mengaku mendapat ancaman. Taufik diduga mengirimkan pesan bernada ancaman kepada salah satu penghuni kos yang kemudian disampaikan kepada Resa.

"Bilangin ke si Esa (penjaga kos) saya dendam. Jadi saksi memfitnah saya, nuduh saya nyiksa cewe itu, tanpa lihat langsung main fitnah seenaknya. Ga akan diem saya, saya udah siap sama pengacara," demikian bunyi pesan yang diterima kumparan.

Pesan tersebut dikirim Taufik pada Selasa (16/6) melalui aplikasi WhatsApp.

Kamar kost yang ditempati seorang wanita yang menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (17/6/2026). Foto: Abisatya Ramdhani/kumparan

Dalam pesan itu, Taufik diduga mengancam akan membunuh penjaga kos tersebut.

"Lihat aja selama dia ada di kosan terus ketemu sama saya, mati dia walaupun risikonya saya dipenjara. Apalagi sekarang saya udah viral, dendam saya seumur hidup. Saya siap dipenjara asalkan si Esa mati sama saya," tulis pengirim pesan tersebut.

Resa kemudian melaporkan dugaan ancaman tersebut ke polisi.

kumparan post embed
instagram embed

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pengancaman tersebut.

"Informasi seperti itu (penjaga kos diancam), karena tentu saja yang bersangkutan ini (terduga pelaku) saat ini berupaya untuk menghilang dan melarikan diri," kata Hendra dalam keterangannya, Kamis (18/6).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan usai menghadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026, Selasa (10/3). Foto: Abisatya/kumparan

Polisi menyebut kasus ini sebagai kejahatan yang sangat memprihatinkan. Korban ditemukan dalam kondisi luka berat, mengalami kerusakan pada bagian mata, luka di kepala, wajah, kaki, serta diduga mengalami penyiksaan dalam waktu lama.

Hingga kini, polisi masih memburu terduga pelaku dan mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan intimidasi yang dialami saksi setelah kasus tersebut mencuat ke publik. Polisi telah merilis foto Taufik Hidayat sebagai buronan.