Pintu untuk Mengenal Kebobang: FBD 48 Hadirkan Media Promosi UMKM dan Kopi Lokal

Mahasiswi Program Studi Sosiologi, Universitas Brawijaya
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nadine Alma Sofia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Potensi lokal tidak cukup dengan hanya dimiliki, tetapi juga perlu dikenalkan. Melihat banyaknya produk UMKM dan potensi kopi lokal yang dimiliki Desa Kebobang, mahasiswa KKN FISIP Bakti Desa (FBD) Arcapada Kelompok 48 Universitas Brawijaya menghadirkan media promosi untuk membantu memperkenalkan produk dan cerita di balik UMKM Desa Kebobang secara digital.
Program ini diwujudkan melalui pembuatan galeri mini atau Prototype Display UMKM, Majalah RASA KEBOBANG dalam bentuk digital dan fisik, serta peluncuran LinkTree Desa Kebobang sebagai pintu informasi digital. Ketiganya dirancang untuk menjadi media yang sederhana, tetapi dapat digunakan untuk memperkenalkan berbagai produk lokal kepada masyarakat maupun pengunjung desa.
Prototype display menjadi etalase fisik atau galeri mini yang menampilkan produk-produk UMKM Kebobang. Sementara itu, majalah RASA KEBOBANG (Racik Asa Bersama Kebobang) mengajak pembaca mengenal Kebobang lebih dekat melalui cerita tentang desa, kopi lokal, proses pengolahan, hingga berbagai produk UMKM yang ada di dalamnya. Kehadiran media digital juga dilengkapi dengan LinkTree Desa Kebobang yang dapat menjadi akses menuju berbagai informasi dan kanal digital desa.
Pemilihan kopi sebagai salah satu bagian utama dalam media promosi tidak terlepas dari potensi wilayah Wonosari yang dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil kopi di lereng Gunung Kawi. Di sisi lain, penelitian pengabdian sebelumnya juga mencatat adanya potensi perkebunan kopi di Desa Kebobang dan kebutuhan untuk mengembangkan pengelolaannya agar lebih maksimal.
Namun, media promosi ini tidak dimaksudkan hanya sebagai hasil akhir dari kegiatan FBD. Lebih dari itu, FBD 48 berharap display, majalah, dan LinkTree terus digunakan dan dikembangkan oleh Pemerintah Desa Kebobang agar terus dimanfaatkan untuk mengenalkan berbagai kegiatan serta potensi desa.
Melalui program ini, FBD 48 ingin meninggalkan lebih dari sekadar sebuah produk. Ada ruang untuk bercerita, ada tempat untuk mengenalkan usaha, dan ada akses yang lebih mudah untuk menemukan potensi Kebobang. Karena bagi kami, potensi lokal akan semakin berarti ketika semakin banyak orang tahu, mengenal, dan ikut mendukungnya.
FBD Arcapada Kelompok 48 Universitas Brawijaya berharap langkah sederhana ini dapat menjadi bagian dari perjalanan Desa Kebobang untuk terus mengembangkan potensi kopi dan UMKM lokal, sekaligus memperkuat identitas desa melalui media yang digunakan bersama.
