Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalin Situasional saat Zikir Kebangsaan di Monas

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto memberikan keterangan pers terkait perkembangan penanganan tiga kasus dugaan korupsi di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto memberikan keterangan pers terkait perkembangan penanganan tiga kasus dugaan korupsi di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Polda Metro Jaya mengatakan, kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI di kawasan Monas, Jakarta Pusat diperkirakan akan dihadiri sekitar 100 ribu peserta.

Budi mengatakan, pihaknya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi hingga saat ini pengalihan arus maupun penutupan jalan di sekitar lokasi kegiatan belum dilakukan.

"Sejauh ini kita melihat bahwa pengalihan arus lalu lintas ataupun penutupan jalur itu situasional, belum dilakukan. Apabila nanti sudah eskalasi kepadatan arus lalu lintas meningkat, akan ada rekayasa-rekayasa dan itu akan selalu kami update kepada teman-teman dan masyarakat," kata Budi kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/7).

Budi mengatakan, kegiatan tersebut akan terpusat di Tugu Monas. Sementara itu, kawasan sekitar Monas tetap dibuka bagi masyarakat umum untuk menjalankan aktivitas lainnya.

"Jadi kegiatan sekitar Monas itu tetap terbuka bagi masyarakat umum. Nah, terpusat untuk doa dan zikir itu ada di Tugu Monas," ujarnya.

Dia mengatakan petugas pengelolaan parkir dan pengamanan telah mengatur lalu lintas sejak pukul 10.00 WIB. Polisi juga mengantisipasi kemungkinan keterlambatan bus yang datang dari luar DKI Jakarta.

"Untuk kapasitas tampung itu sudah diperhitungkan termasuk tadi kami sampaikan kami ulangi kembali, petugas pengelolaan parkir termasuk petugas pengamanan sudah insert dari pukul 10," kata Budi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto memberikan keterangan pers terkait perkembangan penanganan tiga kasus dugaan korupsi di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Lebih jauh, Budi mengingatkan kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan kegiatan untuk mempertimbangkan jalur alternatif. Serta meminta masyarakat untuk datang lebih awal dan mematuhi arahan petugas.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam beberapa kegiatan agenda masyarakat untuk bisa hadir lebih cepat, mematuhi peraturan lalu lintas," ucapnya.

Ia menambahkan kepadatan di sejumlah simpul utama seperti Sudirman, Semanggi, Bundaran HI, dan Patung Kuda dapat berdampak terhadap arus lalu lintas di jalan arteri lainnya.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di wilayah-wilayah yang kami imbau tadi dapat untuk menggunakan jalur alternatif lainnya karena beberapa titik kegiatan ini pasti adanya peningkatan arus lalu lintas dan kepadatan jumlah kendaraan," tutur Budi.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan Polda Metro Jaya bersama Direktorat Lalu Lintas dan Biro Operasi telah menyiapkan 22 kantong parkir di sejumlah lokasi dengan kapasitas 1.450 bus, 3.680 mobil, dan 50 sepeda motor.

Sejumlah kantong parkir yang disiapkan berada di kawasan sekitar Jakarta Pusat, antara lain Gedung Pertamina Lama, Galeri Nasional, Merdeka Timur, Stasiun Gambir, Masjid Istiqlal, Lapangan Banteng, Jalan Benyamin Sueb, JIExpo Kemayoran, kawasan IRTI Monas, hingga Silang Monas.