Prabowo Soroti Perlintasan KA di Bekasi Tak Dijaga: Saya Setujui Bangun Flyover
·waktu baca 2 menit

Presiden Prabowo Subianto menyoroti banyaknya perlintasan kereta di Bekasi yang tidak dijaga. Dia pun menyetujui pengajuan Pemkot Bekasi yang mengajukan pembangunan flyover pada perlintasan kereta tak terjaga tersebut.
Hal itu disampaikan Prabowo usai menjenguk korban tabrakan kereta di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4). Dalam peristiwa itu, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur.
"Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya, banyak tidak dijaga," kata Prabowo.
"Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover. Karena Bekasi ini juga padat ya. Dan keperluan kereta api itu sangat, sangat penting, sangat, sangat mendesak. Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden," sambungnya.
Prabowo menambahkan, untuk pulau Jawa, tercatat ada 1.800 titik perlintasan yang tak terjaga. Dia pun menyatakan bahwa permasalahan tersebut bakal segera diatasi.
"Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, ini dari zaman, saya kira dari zaman Belanda ya. Sudah berapa puluh tahun yang ... sekarang ya sudahlah kita akan selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan, kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut ya dengan apakah dengan diadakan pos jaga atau dengan flyover," papar Prabowo.
"Nanti pelaksanaannya kita tunjuk. Kita perhitungkan sekitar hampir Rp 4 T ya, Rp 4 triliun ya. Demi keselamatan dan demi ... karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api," sambungnya.
Atas insiden tersebut, Prabowo pun menyatakan belasungkawa.
"Tentunya kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah," ucapnya.
