Satu Korban Jiwa Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Dibawa ke RS Polri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil ambulans terparkir saat evakuasi kecelakaan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). Foto: Paramayuda/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Mobil ambulans terparkir saat evakuasi kecelakaan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). Foto: Paramayuda/ANTARA FOTO

Satu korban tewas akibat kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk. 1 Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yuliharyono, membenarkan pihaknya telah menerima satu jenazah korban dari insiden tersebut.

“Ada satu korban meninggal. Sudah ada (di RS Polri),” ujar Prima saat dikonfirmasi, Selasa (28/4).

Namun demikian, Prima mengaku masih perlu memastikan apakah jenazah tersebut sudah dipulangkan ke pihak keluarga atau masih berada di RS Polri.

Ia juga menegaskan hingga saat ini jumlah korban meninggal yang ditangani di RS Polri baru satu orang.

“Betul (baru satu korban),” ucapnya.

Sebelumnya, Petugas Kamar Jenazah RSUD Kota Bekasi mengungkapkan, jumlah korban meninggal dunia akibat tabrakan tersebut sebanyak 7 orang.

Satu di antaranya ialah warga Grogol dan sudah diserahkan ke pihak keluarga.