Serangan Drone dan Rudal Rusia Hantam Kiev, 13 Orang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seseorang berjalan dari sebuah bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan udara Rusia di Kiev, Ukraina, Kamis (2/7/2026). Foto: Roman Pilipey/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Seseorang berjalan dari sebuah bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan udara Rusia di Kiev, Ukraina, Kamis (2/7/2026). Foto: Roman Pilipey/AFP

Serangan drone dan rudal Rusia menghancurkan sebuah gedung apartemen di ibu kota Ukraina, Kiev, pada Kamis (2/7). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai puluhan lainnya.

Peristiwa itu terjadi setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Rusia tengah mempersiapkan serangan besar.

Rusia secara rutin melancarkan gelombang serangan ke berbagai kota di Ukraina, termasuk Kiev, selama lebih dari empat tahun perang berlangsung. Konflik Rusia-Ukraina menjadi perang paling berdarah di Eropa sejak Perang Dunia II.

Jurnalis AFP melaporkan sedikitnya 12 ledakan terdengar di kawasan tengah dan timur Kiev. Mereka juga melihat warga berbondong-bondong menuju tempat perlindungan di stasiun kereta bawah tanah.

Pada Kamis pagi, asap tebal akibat serangan terlihat membubung di langit Kiev. Sejumlah warga juga mendatangi lokasi gedung apartemen yang hancur akibat serangan tersebut.

Warga setempat mengatakan ledakan terdengar sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari. Mereka mengaku mendengar suara drone yang terbang di atas kawasan padat penduduk di pusat kota Kiev.

Informasi mengenai korban jiwa disampaikan Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko.

Menyusul serangan itu, Pemerintah Ukraina kembali mendesak negara-negara sekutunya untuk segera mengirimkan sistem pertahanan udara tambahan guna menghadapi serangan Rusia.

"Jangan tunda keputusan mengenai pertahanan udara untuk Ukraina! Ini adalah permintaan utama kami kepada para mitra setelah Kiev mengalami malam yang mengerikan," ujar Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha melalui media sosial.

Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina menyatakan Rusia mengerahkan 496 drone dan meluncurkan 74 rudal dalam serangan tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi serangan itu. Moskow menyebut operasi tersebut merupakan aksi balasan atas tindakan militer Ukraina.