Seskab Teddy Cek Pembangunan Hunian untuk Warga Bantaran Rel Senen
ยทwaktu baca 2 menit

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya meninjau langsung perkembangan pembangunan hunian bagi warga yang tinggal di sekitar rel kereta api di kawasan Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (25/4).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin, sebagaimana disampaikan melalui unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet.
Dalam keterangannya, Teddy menjelaskan bahwa pembangunan hunian ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang selama ini tinggal di kawasan rawan.
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, pemerintah sedang membangun hunian yang layak dan nyaman bagi warga yang selama ini masih harus tinggal tepat di pinggir rel kereta api, khususnya di kawasan Pasar Senen, hanya 2 km dari pusat ibu kota," tulis Teddy dalam unggahan akun tersebut.
Ia menyoroti kondisi warga yang selama ini tinggal di sekitar rel kereta api dengan fasilitas yang sangat terbatas.
"Sejak puluhan tahun lalu, masih banyak warga yang tinggal di pinggir rel kereta, tanpa atap yang layak, tidak memiliki fasilitas air bersih dan fasilitas MCK," ujarnya.
Teddy juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sebelumnya telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi tersebut.
"Bapak Presiden sendiri sempat mendadak mengunjungi lokasi pemukiman warga tersebut, tepat 1 bulan lalu, pada 26 Maret 2026," imbuhnya.
Hunian baru tersebut, kata Teddy dibangun tidak jauh dari lokasi lama warga, dengan fasilitas yang lebih layak dan memadai.
"Lokasi hunian yang baru ini, terletak sekitar 500 meter dari lokasi rel kereta Pasar Senen. Dengan fasilitas hunian, MCK, air bersih, tempat ibadah dan arena bermain anak dan fasilitas lainnya," terang dia.
Lebih lanjut, Teddy menjelaskan, pembangunan dilakukan secara cepat melalui kolaborasi antara pemerintah dan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN).
"Pembangunan pun dilaksanakan dengan cepat, berkat kerja sama yang erat antara Kementerian Perumahan dan beberapa BUMN terkait," ujar Teddy.
Teddy menambahkan, program penataan permukiman serupa akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah lainnya.
"Penataan pemukiman menjadi lebih layak juga akan dilakukan di tempat lain secara bertahap dan berkala," pungkasnya.
