Sosialisasi dan Edukasi Literasi Keuangan Syariah bagi Masyarakat Cempaka Putih

Mahasiswa universitas Pamulang
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Qoniah Saidah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tangerang Selatan — Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Pamulang (Unpam), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Peningkatan Literasi Keuangan Syariah Masyarakat Cempaka Putih, Ciputat Timur melalui Sosialisasi dan Edukasi Singkat," Sabtu (15/8). Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 25 Ibu-Ibu PKK dan kader Kelurahan Cempaka Putih. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Lurah Cempaka Putih, Bapak Cahyadipura, serta Ketua LPMK Kelurahan Cempaka Putih, Ibu Iriyanti, yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan syariah. Hal tersebut menjadi penting karena pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah masih perlu terus ditingkatkan. Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK-BPS tahun 2024 yang dicantumkan sebagai latar belakang kegiatan, indeks literasi keuangan syariah nasional mencapai 39,11%.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Lurah Cempaka Putih, dan Ketua LPMK. Dalam sambutannya, disampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip syariah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai permasalahan keuangan, seperti pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan judi online. Setelah itu, kegiatan memasuki sesi utama berupa penyampaian materi oleh mahasiswa.
Materi pertama, “Literasi Keuangan Syariah dan Akad dalam Transaksi," disampaikan oleh Januar. Materi ini membahas konsep dasar literasi keuangan syariah serta berbagai jenis akad yang dapat diterapkan dalam transaksi sehari-hari.
Selanjutnya, Salsa menyampaikan materi “Mewaspadai Investasi Bodong dan Judi Online." Peserta diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri investasi bodong serta berbagai bentuk penipuan finansial yang perlu diwaspadai agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam aktivitas keuangan yang merugikan.
Materi ketiga, “Tips Mengatur Keuangan ala Syariah dan Pinjaman Tanpa Riba," disampaikan oleh Alma. Pembahasan berfokus pada cara mengelola keuangan keluarga secara lebih terencana sekaligus mengenalkan alternatif transaksi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait penerapan prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari. Sesi ini juga diramaikan dengan pemberian doorprize bagi peserta yang aktif bertanya.
Beberapa pertanyaan yang dibahas dalam sesi diskusi antara lain mengenai ketentuan jual beli barang secara daring dengan metode pembayaran transfer, termasuk transaksi RAM dan komponen elektronik, serta bagaimana penerapannya agar tetap sesuai dengan prinsip syariah. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Januar dan Alma.
Peserta juga menanyakan mengenai ketentuan akad sewa-menyewa (ijarah) rumah dalam perspektif syariah, yang dijelaskan oleh Januar dan Salsa, termasuk hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan akadnya.
Selain itu, dibahas pula mengenai transaksi jual beli secara daring dengan metode pembayaran Cash on Delivery (COD). Januar menjelaskan aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam transaksi tersebut agar pelaksanaannya tetap memperhatikan prinsip dan ketentuan dalam muamalah syariah.
Pembahasan lainnya mencakup konsep Ijarah Muntahiya Bit Tamlik (IMBT), yaitu bentuk akad sewa yang dalam pelaksanaannya dapat disertai dengan perpindahan kepemilikan pada akhir masa akad sesuai dengan ketentuan yang disepakati.
Peserta juga berdiskusi mengenai cara membagi dan mengelola keuangan keluarga berdasarkan prinsip syariah, mulai dari pengaturan kebutuhan sehari-hari hingga pentingnya mengelola keuangan secara terencana dan bertanggung jawab.
Diskusi berlangsung secara interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama sesi berlangsung. Hal tersebut menunjukkan bahwa pembahasan mengenai literasi keuangan syariah memiliki keterkaitan yang erat dengan kebutuhan masyarakat dalam menjalankan aktivitas keuangan sehari-hari.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap kegiatan PKM, mahasiswa juga menyerahkan kenang-kenangan kepada pihak Kelurahan Cempaka Putih. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan dokumentasi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib. Peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dan meninggalkan lokasi dalam keadaan bersih.
Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Pamulang menyampaikan terima kasih kepada Dosen Pembimbing, pihak Kelurahan Cempaka Putih, LPMK, serta seluruh Ibu-Ibu PKK dan kader yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap edukasi yang diberikan dapat menambah pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan syariah dan mendorong penerapan prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan keuangan sehari-hari. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, aman, dan sesuai dengan prinsip syariah.
