Taufik Terekam CCTV Sempat Check-in dengan Wanita Lain saat YTR Disekap di Kos

Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru dalam kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30) terhadap korban berinisial YTR (29). Taufik ternyata sempat check-in bersama seorang perempuan di salah satu hotel di Kabupaten Bandung.
Video rekaman CCTV saat Taufik melakukan check-in sempat beredar luas di media sosial. Tampak Taufik mengendarai sepeda motor memasuki area hotel. Ia ditemani seorang perempuan yang mengenakan pakaian berwarna merah.
"Dengan beredarnya di media sosial terkait dengan TH sebelum dilakukan penangkapan, bahwa yang bersangkutan berada di salah satu penginapan di Jawa Barat ini dengan salah seorang wanita, kami telah lakukan proses penyidikan kepada yang bersangkutan. Dan TH mengatakan, mengakui," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan usai Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Mapolda Jabar, Rabu (1/7).
Menurut Hendra, Taufik mengaku mengenal perempuan tersebut melalui sebuah aplikasi di telepon selulernya.
"Mengakui, dan memang itu dilakukan bersangkutan setelah dia mengunduh beberapa aplikasi yang kontak langsung dengan wanita tersebut, kemudian melakukan check-in, dan kemudian melakukan hubungan suami istri di situ," ujarnya.
Namun, hubungan keduanya disebut tidak berlangsung lama karena perempuan tersebut memilih pulang lebih awal.
"Tetapi kemudian hubungannya menjadi renggang karena keinginan si wanita ini pulang cepat. Yang bersangkutan mengakui, tetapi tanggal dan waktunya dia lupa. Tetapi yang ada di CCTV itu adalah yang bersangkutan, yaitu TH sendiri," katanya.
Hendra menjelaskan, peristiwa tersebut diduga terjadi saat korban YTR masih berada dalam penguasaan Taufik.
"Kalau untuk locus waktunya, si korban ini masih penguasaan dia. Masih dalam penguasaan dia dan tentu saja ini selingan yang dia lakukan selama dia melakukan penyekapan dan penganiayaan berat kepada si korbannya," ucapnya.
Sementara itu, terkait dugaan Taufik membawa telepon seluler milik perempuan tersebut serta tidak membayar biaya hotel, Hendra mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman.
"Untuk yang terkait ini masih kita dalami karena belum kita tanyakan kepada yang bersangkutan," pungkasnya.
