Konten dari Pengguna

Tingkatkan Gizi Anak, Mahasiswa PKM-B FPIK UB Hadirkan Inovasi Dimsum Ikan Nila

ISNAENI NUR AZIZAH

ISNAENI NUR AZIZAH

Mahasiswa Universitas Brawijaya

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ISNAENI NUR AZIZAH tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan sosialisasi pencegahan stunting dan demo masak dimsum ikan nila bersama ibu PKK dengan didampingi oleh mahasiswa PKMB FPIK UB di Balai Desa Sananrejo, Kec. Turen, Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026). Credit: Foto pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan sosialisasi pencegahan stunting dan demo masak dimsum ikan nila bersama ibu PKK dengan didampingi oleh mahasiswa PKMB FPIK UB di Balai Desa Sananrejo, Kec. Turen, Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026). Credit: Foto pribadi

Mahasiswa PKM-B Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan edukasi mengenai peningkatan gizi anak melalui inovasi olahan ikan nila menjadi dimsum yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK di Balai Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Senin (3/8/2026).

Ibu Ratih Anggarawati, Amd.Gz selaku ahli gizi mengungkapkan bawasannya masih banyak anak anak di Desa Sanarejo mengalami kekurangan gizi hingga stunting. Pemaparan yang dilakukan berfokus pada penjelasan mengenai pentingnya konsumsi protein hewani, khususnya ikan, dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta upaya pencegahan stunting sejak dini.

Kegiatan diawali dengan sesi pre-test dan sosialisasi pencegahan stunting, dilanjutkan dengan demonstrasi memasak dimsum ikan nila. Mahasiswa PKM-B FPIK Universitas Brawijaya memperkenalkan cara yang lebih menarik dalam pengolahan ikan nila menjadi menu sehat bagi anak-anak

Pemilihan ikan nila sebagai bahan utama dilakukan berdasarkan tingginya produksi ikan nila oleh Kelompok Ikan Desa Sananrejo, serta harganya yang cukup terjangkau.

“Desa kami memiliki potensi perikanan yang luar biasa yang menjadi penggerak ekonomi warga. Mulai dari ikan nila dan lele konsumsi berkualitas tinggi, hingga indahnya ikan hias koi. Sektor perikanan ini bukan hanya menopang perekonomian warga, tapi juga didukung oleh pemerintah desa, keaktifan kader, pemuda Karang Taruna, ibu PKK, dan mahasiswa PKM-B yang aktif berinovasi mengolah hasil perikanan menjadi produk kuliner serta memiliki nilai jual, dan kaya gizi bagi keluarga” Ujar Ibu Kepala Desa Sananrejo, Senin (3/8/2026).

Kegiatan demonstrasi pembuatan dimsum ikan nila. Senin (3/8/2026). Credit: Foto pribadi

Proses pembuatan dimsum ikan nila yang diperagakan meliputi persiapan bahan, pengolahan daging ikan, pencampuran bumbu, pembentukan adonan, hingga proses pengukusan. Seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan agar menghasilkan produk yang sehat dan layak konsumsi.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari ibu-ibu PKK yang hadir. Antusiasme tersebut dapat dilihat dari partisipasi aktif oleh ibu-ibu PKK yang turut andil dalam demo memasak dimsum ikan nila. Sebagai bentuk evaluasi, peserta diberikan sesi tanya jawab untuk mengetahui pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai pentingnya konsumsi ikan dalam menu sehari-hari keluarga.

Hasil demonstrasi olahan dimsum ikan nila yang dilakukan Ibu PKK bersama mahasiswa PKMB FPIK UB, Senin (3/8/2026). Credit: Foto pribadi

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PKM-B FPIK Universitas Brawijaya berharap inovasi olahan ikan nila menjadi dimsum dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung pencegahan stunting serta meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah pangan bergizi berbasis hasil perikanan.