Tol Palembang Sempat Ditutup Imbas Kabut Asap, Kini Normal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gerbang tol Palembang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Palembang-Prabumulih yang tertutup kabut asap di Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Minggu (6/9/2026). Foto: Hutama Karya
zoom-in-whitePerbesar
Gerbang tol Palembang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Palembang-Prabumulih yang tertutup kabut asap di Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Minggu (6/9/2026). Foto: Hutama Karya

PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola sempat memberlakukan sistem buka-tutup jalur di Gerbang Tol Palembang, Ruas Tol Palembang–Indralaya, pada Minggu (6/9/2026).

Kebijakan tersebut diambil akibat kabut tebal yang menyelimuti area sekitar jalan tol sehingga mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Pemberlakuan sistem buka-tutup dilakukan secara situasional.

Regional Head Sumatera Bagian Selatan PT Hutama Karya (Persero), Arief Yeri Kristanto, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut berlangsung dinamis pada pukul 05.45 hingga 07.15 WIB.

"Pemberlakuan sistem buka-tutup ini didasari oleh pertimbangan keselamatan. Jarak pandang pengemudi terganggu akibat embun dan kabut pagi yang cukup pekat di sekitar lokasi," ujar Arief dalam keterangan tertulisnya.

Belum diketahui penyebab dan sumber kabut asap yang menyelimuti kawasan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, pengaturan arus kendaraan dilakukan secara kolaboratif oleh tim operasional Hutama Karya bersama Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir dan PJR Tol Palembang–Indralaya.

"Rekayasa lalu lintas tersebut dihentikan begitu jarak pandang di lapangan dinyatakan kembali aman bagi pengendara," jelasnya.

Saat ini, akses masuk dan keluar di Gerbang Tol Palembang telah dibuka secara penuh. Arus lalu lintas di Ruas Tol Palembang–Indralaya juga dilaporkan kembali berjalan normal.

Pihak pengelola mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, mematuhi batas kecepatan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.

"Selain itu, para pengemudi diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama saat melintas di jalan tol," kata dia.