Trump: Penembakan Tak Akan Hentikan Perang Lawan Iran
ยทwaktu baca 2 menit

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan insiden penembakan di acara gala media Washington tidak akan menghalanginya melanjutkan perang dengan Iran.
Dalam konferensi pers pada Sabtu (25/4) malam, Trump mengatakan peristiwa tersebut tidak akan memengaruhi sikapnya, meski penyelidikan motif pelaku masih berlangsung.
"Ini tidak akan menghalangi saya untuk memenangkan perang di Iran. Saya tidak tahu apakah itu ada hubungannya, tapi saya rasa tidak," ujar Trump, seperti dikutip dari AFP.
Trump sebelumnya sempat membuka kemungkinan adanya keterkaitan dengan konflik Iran, namun menilai hal itu kecil kemungkinannya.
"Kadang kita tidak pernah tahu, tapi berdasarkan apa yang kami ketahui, saya rasa tidak," katanya.
Ia juga menyebut pelaku sebagai "lone wolf" atau pelaku tunggal yang bertindak sendiri.
Di sisi lain, penyelidikan terhadap motif penembakan masih terus dilakukan oleh aparat. Petugas Secret Service juga telah mengamankan pelaku yang akan segera disidang pengadilan federal AS pada Senin (27/4).
Pernyataan ini muncul setelah insiden penembakan mengguncang acara makan malam yang digelar Aosiasi Koresponden Gedung Putih (WHCA) yang pertama kali dihadiri Trump.
Meski demikian, Trump menegaskan fokus pemerintah tetap pada konflik yang sedang berlangsung dengan Iran.
Sebelumnya, Trump juga membatalkan rencana pengiriman utusan ke Pakistan untuk pembicaraan damai dengan Iran.
Keputusan itu diambil karena ia menilai posisi negosiasi Teheran tidak memuaskan setelah hampir dua bulan konflik berlangsung.
