Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembaki Pria Misterius, 3 Gotri Diamankan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang tukang tambal ban bernama Panji Suherman (23) ditembak orang tak dikenal (OTK) di kios tempatnya bekerja di Jalan Pandanaran, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Seorang tukang tambal ban bernama Panji Suherman (23) ditembak orang tak dikenal (OTK) di kios tempatnya bekerja di Jalan Pandanaran, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Seorang tukang tambal ban di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, ditembaki oleh orang tidak dikenal (OTK). Polisi masih memburu pelaku penembakan.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Pandanaran, Kampung Ngrancah, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, Sabtu (10/10) sekitar pukul 11.45 WIB.

Korban Panji Suherman (23) mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan harus mendapatkan perawatan medis di RSU Hidayah Boyolali. Satu proyektil gotri sempat bersarang di bagian pipi kirinya.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan, peristiwa ini terjadi saat korban sedang beristirahat di kios tambal ban miliknya. Tiba-tiba ia didatangi oleh seorang pria tidak dikenal.

"Seorang pria datang menghampiri korban dan menodongkan senjata yang diduga jenis air softgun," ujar Indra dalam keterangannya, Minggu (11/10).

Polisi mendatangi TKP tukang tambal ban yang ditembak orang tidak dikenal di Boyolali, Jawa Tengah. Foto: Polres Boyolali

Tiba-tiba pelaku melepaskan lima kali tembakan yang mengenai bagian pipi kiri, hidung, tangan, dada, serta belakang kepala korban.

“Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor matik berwarna putih," jelas dia.

Polisi lalu melakukan penyelidikan, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan sejumlah saksi dan rekaman kamera pengawas.

"Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk menyisir rekaman CCTV dan mencari keterangan saksi di sekitar lokasi untuk mengungkap pelaku," sebut Indra.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah peluru gotri di lokasi. Peluru itu berasal dari senjata air softgun.

"Barang bukti yang kami amankan ada tiga butir peluru gotri yang biasanya digunakan dalam senjata jenis air softgun," sebut dia.

Polres Boyolali mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada kepolisian.

"Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pelaku dapat segera kami ungkap. Kami masih mendalami motif serta mengumpulkan bukti-bukti untuk kepentingan penyelidikan," kata Indra.