Rusia Tuding Amerika Serikat Tekan Indonesia Batalkan Pembelian Sukhoi SU-35
Tulisan dari User Dinonaktifkan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rusia menuding Amerika Serikat berusaha membajak perundingan perdagangan senjata dengan Indonesia. Seperti dilansir kantor berita TASS, Vladimir Kozhin, Penasehat Presiden untuk Kerjasama Militer, mengklaim Rusia dan Indonesia sudah memasuki tahap akhir perundingan ketika Amerika Serikat melakukan intervensi.
"Kontrak ini sudah disiapkan selama dua tahun dan ini adalah urusan yang rumit, karena menyangkut penjualan Sukhoi SU-35, " katanya. "Ketika semuanya sudah siap, kontraktor Amerika Serikat datang dan melancarkan tekanan besar pada Indonesia untuk mencegah kontrak ini disetujui."
Namun begitu perjanjian antara kedua negara tetap disepakati 14 Februari silam.
"Kami sangat berterimakasih pada militer dan pemerintah Indonesia atas ketegasan yang mereka tunjukkan secara terbuka, menurut kontraktor AS," imbuh Kozhin.
Pemerintah Indonesia akhirnya sepakat membeli 11 unit Sukhoi SU-35 seharga 1,14 milyar Dollar AS atau setara dengan 15 triliun Rupiah. Kesepakatan imbal beli itu memungkinkan Indonesia membayar dengan komoditas kelapa sawit, kopi dan teh senilai 570 juta Dollar AS, pembayaran melalui skema offset senilai 400 juta Dollar AS dan sisanya dibayar dengan uang tunai.
Kedua negara tidak hanya menyepakati jual beli jet tempur, melainkan juga
BACA LANJUT: https://zamanow.com//kabar-ow/1135-rusia-tuding-amerika-serikat-tekan-indonesia-batalkan-pembelian-sukhoi-su-35#ixzz59ie28BVD