Konten dari Pengguna

Berkreasi di Festival Bocah 2026

Adinda Mahira

Adinda Mahira

mahasiswa ilmu komunikasi UNS

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Adinda Mahira tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wadahi Kreativitas Anak, KEMAS UNS Gelar "Festival Bocah SOKALIMA 2026" di Sukoharjo

Keluarga Mahasiswa Sukoharjo Universitas Sebelas Maret (KEMAS UNS) menggelar Festival Bocah SOKALIMA 2026. Merupakan sebuah rangkaian acara yang dibuat untuk mewadahi kreativitas serta minat dan bakat anak-anak usia 4-14 tahun di Sukoharjo dan sekitarnya. Festival ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat SOKALIMA yang diselenggarakan oleh KEMAS UNS setiap tahunnya, yang juga mencakup kegiatan sosial seperti donor darah dan bakti sosial.

Rangkaian awal dari Festival Bocah (FesBoc) adalah menyanyi dan menari, dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu, 05 September 2026. Lomba menyanyi solo diikuti oleh 20 peserta kategori usia 6-12 tahun, dengan biaya registrasi Rp50.000 per peserta. Setiap peserta membawakan dua lagu, satu lagu wajib nasional yang dipilih diantara lima judul yaitu "Rayuan Pulau Kelapa," "Tanah Airku," "Syukur," "Bagimu Negeri," dan "Indonesia Pusaka", serta satu lagu bebas dengan ketentuan bukan merupakan lagu dengan genre dangdut maupun koplo.

Sementara itu, lomba menari mengusung tema Tradisional Nusantara dan Seni Kreasi Daerah, dengan bentuk beregu untuk kategori usia SD dan SMP (6-14 tahun). Sebanyak 8 tim berpartisipasi, dengan biaya registrasi Rp80.000 per tim, maksimal empat anggota dan bagi tim yang memiliki anggota lebih ditambah Rp15.000 per orang. Kedua cabang lomba memperebutkan gelar Juara 1, 2, dan 3, dengan tambahan kategori Best Costume khusus untuk lomba menari. Pengumuman pemenang dilakukan pada hari yang sama, sedangkan prosesi awarding berlangsung keesokan harinya.

penampilan salah satu tim tari

Rangkaian penutup Festival Bocah adalah lomba menggambar dan mewarnai yang dilaksanakan pada Minggu, 06 September 2026. Lomba menggambar bertema "Jaga Bumi untuk Masa Depan". Kegiatan ini menyasar 65 anak se-eks Karesidenan Surakarta, terbagi menjadi 35 anak kategori usia 5-8 tahun dan 30 anak kategori usia 8-12 tahun. Lomba ini dibentuk sebagai sarana bagi anak-anak untuk menyalurkan dan mengembangkan minat serta bakat mereka di bidang seni rupa.

proses peserta menggambar

Penilaian dilakukan langsung oleh dewan juri dengan kriteria berbeda untuk masing-masing kategori. Pada lomba mewarnai, aspek yang dinilai meliputi kerapihan dan kebersihan, komposisi warna, kreativitas, serta ketepatan waktu. Sementara pada lomba menggambar, penilaian mencakup kesesuaian dengan tema, kreativitas, kerapihan dan kebersihan, ketepatan waktu, serta komposisi warna.

Di akhir acara, panitia memberikan penghargaan kepada Juara 1, 2, 3, serta Juara Harapan pada masing-masing kategori. Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang Festival Bocah Menyanyi dan Menari yang telah dilaksanakan sebelumnya turut tampil kembali menghibur peserta, sekaligus menjadi pengakuan atas prestasi mereka.

Festival Bocah SOKALIMA 2026 menjadi wadah bagi anak-anak Sukoharjo dan sekitarnya untuk mengekspresikan kreativitas di berbagai bidang seni, mulai dari menyanyi, menari, hingga seni rupa. Melalui rangkaian kegiatan ini, KEMAS UNS berupaya mempererat kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus mendukung tumbuh kembang bakat anak sejak usia dini. Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan SOKALIMA dapat dilihat melalui akun Instagram resmi @kemasunsofficial dan @kemasprasasti, serta akun TikTok @kemasuns_

awarding lomba menyanyi
awarding lomba mewarnai