10 Persen Pemudik Pulang Kampung ke Sumatera

Kapolda Metro Jaya M Iriawan mengatakan 10 persen dari 100 persen pemudik akan pulang kampung ke Pulau Sumatera. Hal itu ia sampaikan pada tinjauannya ke jalur mudik barat di wilayah Tangerang, Banten.
"Sisanya 10 persen ke arah wilayah Sumatera baik yang di Lampung, Bengkulu, Jambi, Padang, Riau dan sebagainya," kata M Iriawan di Pos pengamanan Cipondoh, Tangerang, Selasa (13/6).
[Baca juga: 58 Kapal Ferry Siap Layani Pemudik di Pelabuhan Merak ]
Lantas, 90 persen pemudik akan pulang kemana? Pastinya akan pulang kampung ke wilayah Jawa terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Pasti jalur timur yaitu ke arah Jawa, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Madura itu yang paling banyak. Mungkin 90 persen saudara kita ke arah ke Jawa," terang Iriawan.
Menurut Iriawan, banyak pemudik yang menggunakan jalur darat, sekaligus melakukan rekreasi dikarenakan jalur mudiknya yang panjang. Iriawan berencana akan memberangkatkan kegiatan mudik bersama pada tanggal 17 Juni 2017.
"Makanya kami akan memberangkatkan mudik bareng itu tanggal 17 (Juni), karena yang terbesar hampir 300 bus sekali berangkat nanti di Taman Mini dan di tempat lainnya," lanjut dia.
[Baca juga: Tiket Mudik Pakai Kapal Ferry Masih Bisa Dipesan via Online ]
Kegiatan mudik bareng akan menempuh jurusan Jawa Tengah seperti, kabupaten Boyolali, Solo, hingga Sragen. Untuk wilayah Sumatera, kata M. Iriawan juga ada, namun tidak merinci jurusan mana yang akan melayani mudik bareng tersebut.
Menurut Iriawan, launching kegiatan mudik bareng tersebut akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia.
"Nanti di wilayah bagian timur tapi yang kita lakukan launching kemungkinan minimal nanti menteri perhubungan bahkan insyallah pak presiden akan memberangkatkan mudik bareng," ucapnya.
Iriawan mengaku banyak perusahaan yang mendaftarkan diri untuk ikut bergabung dalam kegiatan mudik bareng tersebut. "Ada sepuluh perusahaan, baik industri BUMN maupun swasta yang memberangkatkan," imbuhnya.
"Cukup banyak ada yang sampai 4000 orang yang diberangkatkan dengan bus yang banyak. kalau tiga ratus bus kali aja tiga ratus kali 50 orang, sekali berangkat hampir 4500," tutupnya.
