5 ABK Wanderlust Pembawa 1 Ton Sabu Tiba di Polda Metro

Kelima orang WN Taiwan yang merupakan anak buah kapal (ABK) Wanderlust yang ditangkap oleh Tim Merah Putih tiba di kantor Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya pada Senin (17/7) sekitar pukul 22.30 WIB. Kelimanya diangkut menggunakan bus tahanan Polda Metro Jaya dari lokasi penangkapan mereka di Batam karena menyelundupkan 1 ton sabu.
Berdasarkan pantauan kumparan (kumparan.com), kelima pelaku mendapat pengawalan ketat dari polisi. Terlihat beberapa personel polisi yang menggunakan persenjataan lengkap dan rompi anti peluru.

Rombongan yang dipimpin oleh Kasubdit 3 Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Bambang Yudhantara, ini langsung membawa kelima orang tersangka ke dalam ruangan pemeriksaan. Menurut Wakil Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Gidion Arief Setyawan, kelima tersangka dibawa ke Jakarta untuk menjalani penyidikan lebih mendalam.
"Kelimanya didatangkan untuk menindaklanjuti penyidikan ya. Tentunya setelah ditangkap di perairan Kepulauan Riau kemudian dilakukan penyidikan lebih lanjut di Polda Metro," kata Gidion kepada wartawan.

Namun, Gidion tidak membeberkan secara detail siapa saja identitas kelima tersangka. "Besok (Selasa, 18/7) akan dirilis lebih lanjut," tutup Gidion.
Sebelumnya, Kapal Wanderlust yang mengangkut sabu 1 ton di Anyer, Banten disergap di Tanjung Berakit, Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Kapal berbendera Sierra Leone ini bersandar di Pelabuhan Bea Cukai Sagulung, Tanjung Uncang, Batam pada 15 Juli lalu.
