Polisi Bentuk Barikade Bubarkan Pendukung Ahok di Depan Mako Brimob

Setelah berbincang dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melalui handy talky (HT), polisi meminta massa pendukung Ahok di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, untuk bubar. Mereka diimbau untuk meninggalkan halaman depan Mako Brimob.
Pantauan kumparan (kumparan.com) di depan Mako Brimob, Kamis (11/5) sekitar pukul 15.40 WIB, polisi mulai membentuk barikade berlapis. Perlahan, mereka meminta massa membubarkan diri.
Para pendukung Ahok ini mulai meramaikan halaman depan Mako Brimob sejak Rabu (10/5) pagi setelah sebelumnya beraksi di depan Rutan Cipinang. Mereka terus berdatangan secara bergantian.
Malam tadi, sekitar 10 orang pendukung Ahok menginap di depan Mako Brimob. Meski dilarang polisi, mereka nekad tidur di depan Mako Brimob beralaskan spanduk. Para pendukung Ahok ini menuntut untuk dipertemukan dengan pria asal Belitung Timur itu. Mereka juga minta Ahok ditangguhkan penahanannya.
Baca juga: Naik Motor, Pendukung Ahok Sambangi Mako Brimob dari Balai Kota

Sejak semalam, sudah beberapa kali polisi berupaya untuk membubarkan massa. Akhirnya, 25 orang pendukung Ahok menginap sejak semalam sementara sisanya pulang.
Baca juga: Handy Talky Penghubung Ahok dan Pendukungnya
Polisi tak dapat memenuhi keinginan mereka untuk bertemu dengan Ahok. Namun akhirnya para pendukung tersebut diberi kesempatan untuk berbicara dengan idolanya itu melalui HT polisi. Selain mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan, Ahok juga meminta mereka membubarkan diri.
