Konten dari Pengguna

Mengapa Bangun Sebelum Subuh Menjadi Kebiasaan yang Sulit Saya Lupakan

Nurul Qomariah

Nurul Qomariah

Saya mahasiswa Unpam semester 4, dan sehari2 ngajar di salah satu SD islam di daerah tangerang selatan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nurul Qomariah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

kegiatan PKM di lingkup ponpes Annajah bogor.
zoom-in-whitePerbesar
kegiatan PKM di lingkup ponpes Annajah bogor.

Saat pertama kali tinggal di pondok pesantren, ada banyak hal yang harus saya sesuaikan. Salah satu yang paling menantang adalah kebiasaan bangun sebelum subuh. Bagi sebagian orang, bangun pagi mungkin terdengar sederhana. Namun bagi saya yang sebelumnya terbiasa dengan jadwal yang lebih fleksibel, kebiasaan ini membutuhkan proses adaptasi yang tidak singkat.

Hari-hari di pondok dimulai jauh sebelum matahari terbit. Santri dibiasakan untuk mempersiapkan diri, melaksanakan salat berjamaah, dan mengikuti berbagai kegiatan yang telah terjadwal. Pada awalnya saya sering merasa mengantuk dan kelelahan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, saya mulai merasakan manfaat dari kebiasaan tersebut.

Bangun lebih awal membuat saya memiliki waktu yang lebih teratur. Saya menjadi lebih siap menjalani aktivitas harian dan lebih mudah mengatur berbagai tugas yang harus diselesaikan. Tanpa disadari, kebiasaan sederhana ini melatih kedisiplinan dan tanggung jawab terhadap waktu.

Selain itu, kehidupan pondok juga mengajarkan pentingnya hidup berdampingan dengan banyak orang yang memiliki latar belakang dan karakter yang berbeda. Dalam lingkungan seperti ini, setiap santri dituntut untuk saling menghormati, menjaga sikap, dan membantu satu sama lain. Kebiasaan tersebut menciptakan suasana yang lebih nyaman dan mendorong tumbuhnya rasa kepedulian terhadap sesama.

Pengalaman selama tinggal di pondok membuat saya memahami bahwa pembentukan karakter tidak selalu dilakukan melalui teori atau nasihat semata. Justru kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari memiliki pengaruh yang besar terhadap cara berpikir dan bersikap seseorang.

Pengalaman inilah yang kemudian membuat saya tertarik untuk mempelajari lebih jauh hubungan antara kedisiplinan, pengelolaan waktu, dan lingkungan sosial santri dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang sedang saya susun. Menurut saya, nilai-nilai tersebut merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Pada akhirnya, kebiasaan bangun sebelum subuh bukan lagi sekadar rutinitas yang harus dijalani. Kebiasaan tersebut menjadi salah satu pelajaran berharga yang mengajarkan saya tentang disiplin, tanggung jawab, dan pentingnya menghargai waktu.

#Tugas PKM_mahasiswa UNPAM_Reg_B/Reg_A.

Dospem PKM_ Bp Hendrayadi S.Pd.I, M.Pd